AYOJAKARTA.COM – Mendekati pelaksanaan Pilpres 2024, fenomena adanya indikasi atau gejala kecurangan Pemilu semakin sering terdengar.
Kekhawatiran masing-masing peserta Pilpres 2024 terkait adanya kecurangan pemilu terus mencuat ke permukaan publik.
Setelah sebelumnya wacana netralitas ASN gencar dipertanyakan, dugaan adanya potensi kecurangan Pilpres 2024 muncul akibat Desk Pemilu.
Penilaian terkait Desk Pemilu tersebut disampaikan Fritz Edward Siregar selaku Wakil Komandan Alpha TKN Prabowo-Gibran.
Menurutnya, posko pengaduan pelanggaran pemilu atau Desk Pemilu yang berada di kantor Menko Polhukam berpotensi disalahgunakan.
“Kami melihat adanya potensi penyalahgunaan kewenangan atau abuse of power yang dapat menimbulkan konflik kepentingan,” jelasnya saat memberi keterangan kepada media.
Fritz menyebut selain menjabat Menko Polhukam, peran lain Mahfud MD adalah sebagai peserta pemilu atau cawapres.
Karena itu, TKN Prabowo-Gibran mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali mengacu kepada peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Merespons Isu Keakraban Paslon Satu dan Tiga, Gerindra: Sesuatu yang Biasa-Biasa Saja
Dalam peraturan perundang-undangan telah diatur peran Bawaslu sebagai lembaga resmi yang bertugas sebagai bagian dari penyelenggara pemilu.
Dengan mengacu kepada aturan tersebut, maka seluruh laporan yang berkenaan dengan proses pemilu hanya bisa dilakukan melalui Bawaslu.
Sehubungan dengan adanya dugaan potensi kecurangan melalui Desk Pemilu di kantor Menko Polhukam, Jubir TPN Ganjar-Mahfud MD memberi tanggapan.
Menurut Patria Ginting, sosok Menko Polhukam serta cawapres Mahfud MD merupakan salah satu figur bangsa yang lurus dan tegak hukum.
Patria menambahkan keberadaan Desk Pemilu di kantor Menko Polhukam bukanlah sebuah situasi dan kondisi yang harus dicurigai.
“Desk Pemilu sudah ada sejak 2014 dan bukan penyelenggara pemilu, dia hanya menerima laporan dan mencatat lalu menyerahkan ke KPU,” jelas Patria.
TPN Ganjar-Mahfud MD menyebut bahwa di dalam Desk Pemilu juga terdapat perwakilan dari 19 kementerian dan lembaga sehingga narasi mengenai keberadaan Desk Pemilu yang ditengarai akan disalahgunakan dalam pemilu merupakan pernyataan membingungkan.
“Kalau dulu pernah curang, mungkin akan curiga tetapi ini Pak Mahfud MD yang tidak mungkin akan melakukan itu,” imbuh Patria.
Baca Juga: Diisukan Didukung oleh Mafia, Anies Baswedan Tegaskan Dirinya Didukung oleh...
Terkait dengan adanya tudingan dari TKN Prabowo-Gibran yang mencurigai kemungkinan penyalahgunaan Desk Pemilu, Menko Polhukam Mahfud MD memberi tanggapan.
Menurut Mahfud MD yang juga merupakan cawapres pasangan Ganjar Pranowo, kecurigaan tersebut merupakan suatu bentuk kebodohan.
Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud MD di sela-sela acara Deklarasi Relawan Mahfud MD Guru Bangsa di Surabaya.
“B*doh karena di Desk Pemilu ada 19 lembaga, TNI, Polri, KPU, Bawaslu masuk semua di situ,” sanggahnya dikutip Ayojakarta pada Selasa 16 Januari 2024 dari YouTube Metro TV.***

Share this article
Begini respons Mahfud MD yang dicurigai akan melakukan kecurangan dalam Pilpres 2024 oleh TKN Prabowo-Gibran.