AYOJAKARTA.COM - Pemerintah telah mengumumkan akan membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi syarat untuk menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Pada tahun 2024 ini formasi CASN yang dibuka mencapai 2,3 juta diperuntukkan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pemerintah memastikan pada seleksi CASN 2024 ini 100 persen formasi PPPK akan dibuka untuk tenaga non-ASN di Instansi Pemerintah.
Baca Juga: 5 Kota Pelajar Terbaik di Indonesia yang Jadi Tempat Favorit untuk Kuliah, Mana Saja?
Dikutip laman menpan.go.id Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan seleksi PPPK 2024 ini menjadi fokus utama pemerintah untuk melakukan penataan pegawai non-ASN.
Ia mengatakan Kebutuhan pada instansi pusat sebanyak 221.936 bagi PPPK. Formasi PPPK ini gabungan untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Sementara untuk kebutuhan Instansi Daerah terdiri atas 1.383.758 PPPK daerah yang akan dibuka untuk guru, nakes, dan teknis.
Formasi PPPK 2024 untuk di instansi daerah dialokasikan untuk guru sebanyak 419.146, tenaga kesehatan sebesar 417.196, serta 547.416 formasi untuk tenaga teknis.
Anas mengatakan formasi instansi daerah tahun ini memang alokasinya lebih besar daripada di instansi pusat karena di daerah banyak membutuhkan tenaga ASN untuk pelayanan publik.
Lebih lanjut Anas mengatakan kebijakan untuk pemenuhan ASN Tahun 2024 memang berfokus pada penyelesaian permasalahan tenaga non-ASN di instansi pemerintah sesuai mandat Undang-Undang No. 20/2023 tentang ASN.
Baca Juga: Cek NISN Sebelum Daftar KIP Kuliah Jika Tidak Mau Ditolak, Begini Caranya
Secara nasional seleksi PPPK 2024 ini akan dilaksanakan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).
Khusus untuk penataan pegawai tenaga non-ASN sebagaimana amanat UU ASN yang terbaru bahwa pegawai non-ASN atau nama lainnya wajib diselesaikan penataannya paling lambat Desember 2024.
Kementerian PANRB, BKN, dan Komisi II DPR RI juga sudah menyepakati terkait penataan tenaga non-ASN yang terdaftar dalam database BKN, diselesaikan dengan mengikuti seleksi CASN tahun 2024 untuk menggambarkan kualitas serta kemampuan kompetensi masing-masing yang penilaiannya dilakukan melalui pemeringkatan terbaik secara berurutan.
Kemudian tenaga non-ASN tersebut akan ditetapkan menjadi PPPK penuh waktu sesuai dengan kemampuan keuangan pada instansi pemerintah masing-masing.
Sementara itu jika instansi pemerintah yang belum memiliki kemampuan keuangan maka tenaga non-ASN diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu yang secara bertahap diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing instansi pemerintah.
Demikian pemerintah memastikan pada seleksi CASN 2024 ini 100 persen formasi PPPK akan dibuka untuk tenaga non-ASN.***

Share this article
Pada tahun 2024 ini formasi CASN yang dibuka mencapai 2,3 juta diperuntukkan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS)