Mahfud MD Sebut Food Estate Gagal dan Rusak Lingkungan, Jubir TKN: Memang Tidak 100 Persen Ramah tapi Strategis

Mahfud MD Sebut Food Estate Gagal dan Rusak Lingkungan, Jubir TKN: Memang Tidak 100 Persen Ramah tapi Strategis
Mahfud MD Sebut Food Estate Gagal dan Rusak Lingkungan, Jubir TKN: Memang Tidak 100 Persen Ramah tapi Strategis

AYOJAKARTA.COM -- Proyek Food Estate yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo menjadi pusat perhatian dalam Debat Cawapres 2024.

Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Mahfud MD secara terang-terangan mengkritik proyek Food Estate ini, karena merusak lingkungan dan mengabaikan petani.

Bahkan, Cak Imin menyatakan niatnya untuk menghentikan Food Estate. Serangan terhadap Food Estate mendapat tanggapan dari TKN Prabowo-Gibran, yang diwakili oleh Jubir TKN Prabowo-Gibran, Roro.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Cak Imin Tegas Tidak Akan Teruskan Proyek Food Estate

Dalam menjawab kritik tersebut, Roro menjelaskan bahwa proyek ini menjadi relevan mengingat proyeksi populasi Indonesia yang diperkirakan akan mencapai lebih dari 280 juta penduduk pada tahun 2030 dan lebih dari 300 juta penduduk pada tahun 2050.

Dengan pertumbuhan ini, dia menyebut, permintaan energi dan pangan juga meningkat. Oleh karena itu, Food Estate menurut dia, dianggap sebagai upaya negara untuk memastikan ketersediaan pangan dan produktivitas lahan.

Food Estate secara keseluruhan diatur melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengolahan Sumber Daya Nasional (PSDN).

“Nah maka dalam hal ini ketika berbicara mengenai lumbung pangan ini semua diatur melalui Undang-Undang nomor 23 tahun 2019 tentang pengolahan sumber daya nasional atau PSDN. Dari situ lah ada relevansinya terhadap terhadap bagaimana Kementerian Pertahanan,” Ucap Mbak Roro, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube KompasTV, pada Selasa 23 Januari 2024.

Baca Juga: Prihatin ke Petani, Cak Imin Pastikan Tak Akan Lanjutkan Proyek Food Estate, Ternyata Ini Alasannya

Roro menekankan bahwa Food Estate diatur oleh Kementerian Pertanian dan mendapat dukungan dari berbagai kementerian lainnya, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Proses pemberian izin lahan dilakukan melalui verifikasi dan pemeriksaan langsung di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai regulasi dan tidak merugikan lingkungan.

“Leading sektor dalam hal ini adalah tetap Kementerian Pertanian dengan kementerian-kementerian lain seperti LHK lalu kemudian juga di situ tentu pertanian itu tadi dan lintas lembaga lainnya hingga PUPR,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, progres proyek Food Estate dinilai positif dalam beberapa wilayah, seperti Kalimantan Tengah. Meskipun ada kritik terkait kerusakan lingkungan, Roro menegaskan bahwa Kementerian LHK terlibat dalam proses izin lahan dan melakukan verifikasi di lapangan.

Baca Juga: Viral! Netizen Ini Akui Program Food Estate Gagal, Disebut Tanam Singkong tapi Malah Tumbuh Jagung

“Nah maka oleh karena itu dengan niat baik ini kita melihat bahwa banyak sekali sukses story. Sebetulnya yang kita dapat kalau dari laporan juga yang kami terima yaitu adalah misalnya di beberapa lintas wilayah baik itu di Kalimantan Tengah hingga di beberapa wilayah lainnya” ucapnya.

Dia menyebut, pentingnya proyek ini dalam meningkatkan produktivitas lahan dan memenuhi kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Dia menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi nasional memerlukan pengorbanan, dan upaya berkelanjutan (sustainability) perlu diperhatikan untuk meminimalkan dampak lingkungan.

“Produktivitas lahan dan kami melihat bahwa pada intinya progres hanya bisa dilihat secara maksimal dalam kurunan waktu lebih dari 3 tahun dan ketika ada kaitannya tadi disampaikan mengenai kerusakan lingkungan dan lain sebagainya,” ucapnya.

“Kita harus menyadari bahwa kementerian terkait yaitu adalah Kementerian LHK sudah terlibat di dalam prosesnya mulai dengan izin lahannya juga, jadi semua itu melalui proses verifikasi cek langsung di lapangan juga dan izin dikeluarkan untuk kemudian memberikan ruang agar lumbung pangan ini bisa hadir untuk rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga: Jubir Timnas Amin Sebut Pemerintah Gimik untuk Tutupi Kegagalan Food Estate

Dengan penekanan pada keberlanjutan, Roro menyimpulkan bahwa Food Estate, meskipun tidak 100 persen ramah lingkungan, tetap menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan pangan di masa depan.

“Intinya yang terakhir adalah kami menyadari bahwa ketika kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi nasional gitu, lalu kemudian kita lihat triple efeknya seperti apa kita harus paham bahwa tidak bisa juga 100 persen itu ramah lingkungan begitu. Jadi ada faktor-faktor yang kemudian kita harus persiapkan yang penting adalah environmental cost-nya bisa kita minimalisir dengan kita mendorong sustainable sustainability,” tutupnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Food estate
# TKN
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.