AYOJAKARTA.COM - Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol Dharma Pongrekun blak-blakan soal pandemi Covid-19 yang pernah masuk ke Indonesia.
Seperti diketahui, Covid-19 masuk ke Indonesia sejak tahun 2020, namun menurut Komjen Dharma Pangrekun virus itu telah direncanakan sejak jauh-jauh hari.
Dalam YouTube dr Richard Lee, Komjen Dharma Pangrekun menyebut bahwa Covid-19 telah direncanakan sejak tahun 2010.
Jenderal bintang tiga itu mengungkap bahwa yang merencanakan Covid-19 adalah Rockefeller Foundation.
Yang kemudian disimulasikan pada 2015 dan masuk ke Indonesia pada tahun 2020.
“(Covid-19) sudah direncanakan dari tahun 2010 oleh Rockefeller Foundation dan disimulasikan tahun 2015, lalu dimainkan tahun 2020 untuk Indonesia tapi kalau di luar sudah disosialisasikan tahun 2019,” tuturnya.
Baca Juga: Nyamuk Wolbachia Diklaim Ampuh Turunkan Demam Berdarah, Kemenkes Libatkan 25 Peneliti
Dijelaskan oleh Komjen Dharma, bahwa Rockefeller adalah raja minyak dunia yang memiliki standar minyak tersendiri.
“Dia (Rockefeller Foundation) adalah raja minyak sedunia, dia yang mempunyai standar oil. Kemudian dia membuat foundation untuk menyembunyikan pajak dari hasil,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan dari penyebaran Covid yakni untuk mempercepat program digitalisasi.
“Tujuannya adalah percepatan program digitalisasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa arti Covid yang sebenarnya adalah singkatan dari Certificate of Vaksine Identity Digital.
Hal itu dibuktikan dengan adanya sertifikat vaksin sebagai identitas digital yang dapat mengontrol manusia by sistem atau akan dikontrol oleh teknologi artificial intelligence (AI),
“COVID itu singkatan dari Certificate of Vaksine Identity Digital, lihat sekarang siapa yang udah kena jep akan menerima sertifikat sebagai identitas digital untuk menjadi persyaratan boleh kemana-mana mereka kontrol kita by sistem,” kata Komjen Dharma.
“Dan 19 itu apa? 1-nya itu artinya a artificial sembilannya i, jadi barang siapa sudah dapat jep dia akan menerima sertifikat sebagai identitas digitalnya dia dan akan dikontrol oleh artificial intelligence (AI),” imbuhnya.

Share this article
Dalam YouTube dr Richard Lee, Komjen Dharma Pangrekun menyebut bahwa Covid-19 telah direncanakan sejak tahun 2010.