AYOJAKARTA.COM – Otto Hasibuan selaku kuasa hukum Jessica Wongso kembali membeberkan perkembangan kasus dari kliennya.
Dalam tayangan YouTube Intens Investigasi, pengacara kondang ini menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pembelaan terhadap Jessica Wongso.
Otto Hasibuan dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan peninjauan kembali (PK) kasus Jessica Wongso di bulan Februari 2024 ini.
Sebagaimana diketahui bersama, bahwa di bulan Februari 2024 ini bertepatan dengan momen penting bagi bangsa Indonesia, yaitu pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
Dikarenakan saat ini sudah memasuki bulan Februari 2024, sejumlah publik mulai menanyakan kapan kepastian PK Jessica Wongso akan diajukan. Apakah akan diajukan sebelum atau sesudah pelaksanaan Pilpres 2024.
Terkait hal ini, Otto Hasibuan tidak memberikan jadwal pasti pengajuan PK Jessica Wongso dan berharap di bulan Februari ini pihaknya sudah bisa mengajukan PK.
“Saya dan tim pengacara termasuk juga tim pembela Jessica sekarang ini tetap mempersiapkan bagaimana pembelaan kami nanti kepada Jessica Wongso,” ujarnyam dikutip pada Selasa, 6 Februari 2024.
“Saya harapkan di bulan depan (Februari) mungkin atau waktu dekat ya kami akan mengajukan PK terhadap Jessica Wongso,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, mertua Jessica Mila ini banyak berharap terhadap pemerintahan baru agar nantinya bisa memberikan perhatian yang serius terhadap kasus Jessica Wongso.
Apalagi menurutnya kasus ini sudah disorot oleh negara-negara lain di dunia dan bukan hanya jadi perhatian di Indonesia.
“Kasus ini tidak hanya disorot di Indonesia tapi di seluruh dunia, terbukti daripada adanya film Netflix,” ungkap Otto Hasibuan.
Dikatakan bahwa ada banyak kejanggalan-kejanggalan dalam kasus yang pernah booming pada tahun 2016 tersebut.
Ia pun merasa curiga adanya rekayasa CCTV kafe Olivier dan membeberkan sejumlah bukti yang janggal.
Otto Hasibuan mengatakan bahwa sebelum Jessica Wongso datang ke kafe Olivier sudah ada print out pesanan kopi.
Sementara jika dilihat dari rekaman CCTV kedatangan Jessica Wongso berbeda dengan waktu print out pesanan kopi.
“Jadi bagaimana mungkin Jessica aja belum datang sudah ada kopi, sudah ada pesanan kopi. Padahal Jessica nggak datang. Berarti kan ada yang salah kan, print out tidak mungkin salah,” imbuhnya.
“Itulah yang saya katakana ini CCTV ini penuh dengan rekayasa, berarti rekayasa ini kan. Orang Jessica-nya belum datang sudah ada print out pesanan kopi,” tegasnya.***

Share this article
Otto Hasibuan dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan peninjauan kembali (PK) kasus Jessica Wongso.