AYOJAKARTA.COM – Politikus PDI Perjuangan Bambang Pacul menceritakan pengalamannya ketika memenangkan wilayah Jawa Tengah pada Pilpres 2019 lalu.
Dalam podcast yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Bambang Pacul mengatakan dirinya pernah diberi tugas oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bambang Pacul menyampaikan pada Pilpres 2019 lalu pihaknya berhasil memenangkan wilayah Jawa Tengah dengan perolehan tinggi.
Perolehan suara yang tinggi tersebut mampu menutupi kekalahan pihaknya di beberapa daerah lainnya.
“Lima tahun yang lalu saya mendapat tugas dari Ibu Ketua Umum juga secara pribadi dari Pak Presiden menangkan Jawa Tengah. Saya jalani dan menang, spektakuler menurut saya. Karena waktu itu Jawa Tengah mendapatkan 77,29 persen atau setara dengan surplus suaranya itu 11,881 juta. Itu mengcover banyak kekalahan,” kata Bambang dikutip pada Selasa (6/2/2024).
Bambang mengungkapkan untuk menghadapi Pilpres 2024 pihaknya mempunyai persiapan yang terbaik.
Bahkan, Bambang mengklaim persiapannya di tahun ini lebih baik daripada persiapan pada Pilpres sebelumnya.
Menurutnya, Pilpres 2024 sangat berbeda dengan yang sebelumnya karena baginya kontestasi politik tahun ini merupakan pertempuran keras.
“Ini persiapan saya untuk Jawa Tengah. Ini persiapan terbaik yang pernah kami miliki. Beda pertempuran, beda lawan. Ini tempur keras,” ungkapnya.
Baca Juga: 29 Desa di Kabupaten Grobogan Terendam Banjir, Perjalanan KA Lintas Karangjati-Gubug Lumpuh
Tidak hanya itu, Bambang pun mengaku bahwa Pilpres 2019 lebih mudah daripada Pilpres di tahun ini.
Bambang menuturkan bahwa dalam menghadapi Pilpres 2024, pihaknya kalah dari segi amunisi.
Meski begitu, Bambang menegaskan pihaknya tidak akan menyerah meskipun sudah kalah dari segi amunisi.
“Lebih gampang lima tahun yang lalu. Kami ngomong apa adanya lebih gampang lima tahun yang lalu. Ini (Pilpres 2024) berat. Kami kalah amunisi. Kalah peluru dan kalah komandan kali. Kita enggak akan nyerah,” tuturnya.***

Share this article
Bambang Pacul sebut pilpres 2024 sangat berbeda karena baginya kontestasi politik tahun ini merupakan pertempuran keras.