AYOJAKARTA.COM – Politisi Partai Gelora yakni Fahri Hamzah baru-baru ini membahas mengenai pembagian bantuan sosial (bansos) menjelang Pemilu 2024 yang menuai kritik.
Pembagian bansos menjelang Pemilu 2024 dianggap menguntungkan salah satu pihak yang akan mengikuti kontestasi politik.
Selain itu, banyak yang menilai pembagian bansos jelang Pemilu 2024 merupakan upaya untuk mengambil simpati masyarakat.
Fahri Hamzah mengatakan bahwa pembagian bansos sudah diputuskan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Selain itu, Fahri Hamzah juga menyampaikan rapat mengenai pembagian bansos turut disaksikan partai hingga menteri.
“Bansos itu diputuskan di badan anggaran DPR. Semua partai hadir, menteri sosial dan menteri terkait hadir dalam sidang badan anggaran. Lalu ketok palunya bareng-bareng,” kata Fahri Hamzah dikutip ayojakarta.com dari YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (7/2/2024).
Fahri membongkar bahwa dalam rapat bansos kerap kali ada partai yang meminta bagian dari bantuan tersebut.
Baca Juga: Inilah Postingan Jokowi yang Bikin Kontroversi dan Viral di TikTok: Dibayar 2M Ternyata Makasih Mas
Selain itu, Fahri juga menegaskan bahwa dalam bansos yang dibagikan, nama yang tertulis adalah Istana Negara bukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kadang-kadang dalam bansos partai-partai ini juga minta bagian di situ. Partai itu juga minta bagian, aku nitip di sini, aku titip di Menteri Pertanian itu traktor mau buat rakyat, aku titip ini di sembako buat ini. Ketok bareng,” ungkapnya.
“Jadi bagi-baginya bareng dan di dalam box pembagiannya Pak Jokowi kan juga tertulis Istana Negara, bukan Jokowi di situ, kalau yang dibagi oleh Pak Jokowi yang lain juga demikian begitu. Semua itu sudah diputus,” sambungnya.
Fahri menjelaskan bahwa dalam peruntukan bansos hingga jadwal penyaluran sudah ditetapkan pada saat rapat anggaran.
Baca Juga: Bansos Banjir Kritik, Ichsanuddin Noorsy: Dianjurkan Bank Dunia 'Meninabobokan Kritik Masyarakat'
Ia juga menyebut salah satu bantuan yang dibagikan pemerintah yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino juga diputuskan DPR.
Fahri menuturkan semua bansos yang akan disalurkan kepada masyarakat tentu sudah dibahas di DPR.
“Anggaran itu peruntukannya, jadwalnya, sudah ditentukan dalam rapat. Sejak masa tahun anggaran. Jadi ini ngeributin sesuatu yang dia putusin. Ini ada El Nino. El Nino diputuskan di mana? Bukan diputusin pemerintah sendiri, El Nino diputusin di dewan. Semua dibahas di DPR. Gimana sih kok ribut sekarang lu yang ketok juga,” tutupnya.***

Share this article
Kini menuai kritik, Fahri Hamzah sebut jadwal bansos sudah ditentukan DPR dari sejak lama bukan dadakan.