AYOJAKARTA.COM – Dalam versi quick count sementara saat ini, pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Gibran unggul jauh dari kedua pasangan lainnya.
Dari hasil yang di perlihatkan oleh beberapa lembaga perhitungan suara, pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan suara lebih dari 50%.
Hal ini berarti bahwa pasangan Prabowo-Gibran akan dipastikan unggul dalam satu putaran Pemilu 2024.
Menanggapi hasil Prabowo-Gibran menang versi quick count, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun turut memberikan tanggapan terkait menangnya putra sulungnya tersebut.
Presiden RI ke-7 Joko Widodo mengatakan kalau hasil perhitungan quick count ini merupakan perhitungan ilmiah.
“Hasil perhitungan quick count itu adalah penghitungan yang ilmiah, tetapi apapun kita harus menunggu hasil resmi dari KPU,” kata Joko Widodo.
Di samping itu, Jokowi menanggapi terkait kecurangan dalam Pemilu 2024 ini. Jokowi mengatakan bahwasanya dalam pemilihan terdapat para saksi, bawaslu, hingga aparat.
“Perlu saya sebut mengenai kecurangan, caleg itu ada saksi di TPS, partai ada saksi di TPS, capres dan cawapres kandidat ada saksi di TPS, di TPS ada bawaslu, apparat juga ada di sana, terbuka untuk diambil gambarnya,” ucap Presiden RI ke-7 itu.
Jokowi juga mengungkapkan dengan adanya saksi, bawaslu, apparat, kecurangan akan hilang atau mungkin minim, namun jika ada maka silahkan laporkan dengan mekanisme yang ada.
“Saya kira apa pengawasan yang berlapis-lapis seperti ini akan menghilangkan adanya kecurangan, tapi kalau memang ada betul, ada mekanisme untuk ke Bawaslu, mekanisme nanti persidangan di MK sudah diatur semuanya kok,” ucap Jokowi.
Oleh karena itu, Jokowi meminta agar masyarakat tidak perlu berteriak-teriak terkait kecurangan, jika memang ada bukti silahkan laporkan ke Bawaslu ataupun MK.
“Jadi janganlah teriak-teriak curang, ada bukti langsung bawa ke Bawaslu, ada bukti bawa ke MK,” terang Jokowi.***

Share this article
Dalam versi quick count sementara saat ini, pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Gibran unggul jauh dari kedua pasangan lainnya.