AYOJAKARTA.COM – Calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo memberikan pandangannya mengenai hak angket yang diusulkan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menurutnya, hak angket merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di Pemilu 2024.
“Karena saya pernah di DPR ketika melihat situasi sebuah keputusan yang berakibat pada orang banyak dan itu dipertanyakan yang paling bagus itu diselidiki dan tidak perlu takut. Orang benar tidak perlu takut,” kata Ganjar, dikutip dari YouTube Official iNews, Kamis, 29 Februari 2024.
Hal ini diungkapkan oleh Ganjar saat melakukan wawancara dengan jurnalis senior Aiman Witjaksono dalam sebuah acara di televisi.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Hak Angket Tepat Sasaran untuk Telusuri Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
Ganjar Pranowo mengatakan dalam hak angket yang diajukan di DPR segala proses penyelidikan akan dilakukan melalui data dan fakta.
Karena menurutnya, DPR dapat mengundang lembaga penyelenggara Pemilu untuk dimintai keterangan.
“Proses penyelidikan akan dilakukan siapa pun yang dicurigai akan bisa dimintai pendapat, dan tentu basisnya adalah data dan fakta. Itulah tempat yang paling bagus karena zona netral,” pungkasnya.
Lebih lanjut, mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga menyinggung perihal bansos yang dibagikan sebelum dan sesudah Pemilu. Ia mempertanyakan apakah bansos masih berjalan sampai saat ini.
Baca Juga: Gerakan Masyarakat Sipil Desak 30 Anggota DPR RI Tandatangani Persetujuan Hak Angket
Diketahui, pembagian bansos yang disalurkan sebelum pemilu sempat menjadi perdebatan dan diduga sebagai salah satu politisasi politik untuk mendukung salah satu paslon.
“Kemarin itu rame, sekarang setelah pencoblosan ada pembagian bansos tidak?” tanyanya.
Padahal, menurutnya, mengingat untuk saat ini harga sembako yang melonjak tinggi. Pembagian bansos dapat dilakukan setelah Pemilu.
“Hari ini harga beras sangat mahal loh, kenapa bansosnya tidak dibagikan hari ini (setelah Pemilu),” tandas Ganjar Pranowo.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo merupakan orang pertama yang mengusulkan adanya hak angket untuk digulirkan di DPR guna menyelidiki adanya kecurangan dalam Pemilu.
Wacana usulan hak angket ini juga ditanggapi oleh pasangan 01 yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Bahkan, Anies Baswedan sempat memberikan pernyataan bahwa partai yang tergabung dalam koalisi perubahan kemungkinan siap untuk mendukung usulan hak angket di DPR.***

Share this article
Calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo memberikan pandangannya mengenai hak angket yang diusulkan di DPR.