AYOJAKARTA.COM -- Dalam sidang perkara kopi sianida tahun 2016, sempat terjadi adu argumentasi antara Christopher Hariman Rianto alias Christopher Rianto dengan Otto Hasibuan selaku kuasa hukum Jessica Wongso.
Pada saat itu Christopher Rianto dihadirkan sebagai saksi ahli digital forensik, ia mengatakan bahwa video rekaman CCTV otentik dan tidak ada alterasi atau modifikasi.
Hal ini disampaikan oleh Rismon Sianipar dalam tayangan YouTube Balige Academy, ia menyebut bahwa Christopher Hariman Rianto berhasil menipu Otto Hasibuan.
“Di persidangan dia menipu pengacara Pak Otto Hasibuan dengan mengatakan tidak ada alterasi. Alterasi itu kan modifikasi legal ya atau editing,” ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Sabtu (9/3/2024).
“Dia bersikeras, bersikukuh tidak adanya editing otentik pokoknya semua yang dia lakukan otentik tidak ada editing alterasi pengubahan,” sambungnya.
Namun tampaknya pernyataan tidak ada alterasi atau modifikasi ini sempat disanggah dengan mudah oleh kuasa hukum Jessica Wongso.
Rismon Sianipar mengatakan bahwa ada pertanyaan dasar yang ia titipkan kepada Otto Hasibuan untuk ditanyakan ke Christopher Hariman Rianto.
Ternyata imbas pertanyaan tersebut membuat saksi ahli digital forensik yang dihadirkan dalam sidang Jessica Wongso gelagapan.
“Satu pertanyaan dasar saya titipkan saya kirimkan lewat Bang Otto, (Christopher Rianto) sudah gelagapan, gimana kalau menghadapi saya langsung,” kata Rismon Sianipar.
Ia menyayangkan Christopher Hariman Rianto bersembunyi hingga sekarang dan tidak pernah menyanggah muncul di publik.
“Makanya kau bersembunyi sampai sekarang, pengecut. Beraninya kau ketika ada komandanmu Krishna Murti di persidangan, kalau nggak ada pengecut semua kalian,” imbuhnya.
Rismon Sianipar juga mempertanyakan kehadiran Krishna Murti saat sidang kasus Jessica Wongso, yang anehnya kata dia saat itu sudah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya.
Ia pun mendesak agar Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan investigasi keterlibatan Krishna Murti di balik kasus Jessica Wongso.
“Makanya Pak Kapolri, panggil Krishna Murti, telisik, telusuri investigasi keterlibatannya ada atau tidak. Kalau terlibat berapa jauh,” kata Rismon Sianipar.
“Kalau nggak kenapa tanpa dikomando Christopher Hariman Rianto dan Muhammad Nuh Al Azhar merekayasa inisiatif sendiri. Kok bisa inisiatif sendiri itu kan perlu diperiksa diinvestigasi jangan diam aja,” lanjutnya.
Rismon Sianipar yang juga sempat dihadirkan sebagai saksi ahli oleh kuasa hukum Jessica Wongso merasa kecewa dengan Kapolri yang diam saja padahal ada upaya rekayasa yang brutal.
“Inilah rekayasa seperti itu kita telanjangi, khususnya kasus ini Christopher Hariman Rianto aduh parah. Dan itu dihadiri oleh Krishna Murti sebagai Wakapolda Lampung,” ungkapnya.
“Memang miris sekali negara kita ini ya, bagaimana mafia hukum ini mafia pengadilan malah kita laporkan dengan bukti-bukti ilmuwan sampai saat ini tidak digubris oleh Kapolri, keterlaluan,” imbuhnya.***

Share this article
Rismon Sianipar mengatakan bahwa ada pertanyaan dasar yang ia titipkan kepada Otto Hasibuan untuk ditanyakan ke Christopher Hariman Rianto.