AYOJAKARTA.COM - Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin seakan penuh misteri dan belum terpecahkan.
Usai Netflix merilis film dokumenter Ice Cold, banyak yang merasa ada yang janggal dalam kasus yang menyeret Jessica Wongso sebagai pelaku pembunuhan hingga dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.
Hal ini juga disampaikan oleh Rismon Sianipar yang pernah dihadirkan sebagai saksi ahli digital forensik oleh pengacara Jessica Wongso pada sidang tahun 2016 silam.
Saat dihadirkan sebagai saksi ahli digital forensik, ia menyampaikan bahwa ada dugaan perusakan barang bukti digital akibat rekayasa video CCTV di Kafe Olivier.
Ternyata hingga saat ini apa yang ia yakini sejak tahun 2016 tidak berubah, Rismon Sianipar justru semakin kekeh menyuarakan adanya dugaan rekayasa CCTV oleh sejumlah oknum.
Saat diwawancarai dalam sebuah podcast, Rismon Sianipar menceritakan kejadian tidak mengenakkan saat dirinya datang sebagai saksi ahli digital forensik yang dihadirkan oleh pengacara Jessica Wongso.
Menurutnya pada saat itu ia sempat mendapatkan ancaman dari seseorang, namun dirinya mengaku tidak bisa menyebutkan siapa namanya.
“Satu lagi pada saat persidangan itu, ya saya nggak bisa sebutkan namanya ya. Tapi pada saat di persidangan di akhir itu ada seseorang yang terlihat menyalami saya,” ujar Rismon Sianipar dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Bravos Radio Indonesia pada Selasa (16/4/2024).
“Ada ancaman di mana dia mengatakan ‘Ini tidak selesai di sini kita akan selesaikan di luar pengadilan’ itu ancaman itu saya pikir saya bilang silakan,” sambungnya.
Berdasarkan pengalaman tersebut, Rismon Sianipar menyadari bahwa pasti ada risiko yang harus ia tanggung saat dirinya menegakkan kebenaran.
Ia pun secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak akan pernah bungkam meskipun pernah mendapatkan ancaman.
“Ancaman itu saya pikir, saya bilang silahkan saya bilang gitu. Jadi inilah memang perjuangan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan,” kata Rismon Sianipar.
“Jadi saya pikir apapun risikonya ya terima gitu loh, yang pasti saya tidak akan pernah dibungkam karena ini keilmuan saya. Saya sudah belajar sejak tahun 94 tentang image processing,” imbuhnya.
Dan terbukti bahwa Rismon Sianipar tidak pernah bungkam, bahkan dirinya berani melaporkan sejumlah adanya dugaan perusakan barang bukti ilmiah dalam kasus yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.
Dalam tayangan YouTube Balige Academy, ia juga mengaku telah mengantongi 37 bukti ilmiah dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso dan dijelaskan secara umum setiap detailnya.***

Share this article
Rismon Sianipar mengaku dirinya pernah diancam oleh sosok ini saat jadi saksi ahli di kasus Jessica Wongso, siapa?