AYOJAKARTA.COM -- Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengunjungi Kantor PT Ayo Media Network pada Selasa, 21 Mei 2024. Kedatangannya ke salah satu media terbesar di Kota Bandung ini bertujuan untuk silaturahmi dan menjajaki potensi kerja sama antara kedua belah pihak.
Turut hadir beberapa pejabat Sumsel lainnya menemani kedatangan PJ Gubernur Sumsel ke kantor PT Ayo Media Network di Jalan Terusan Halimun Nomor 50, Kota Bandung. Salah satunya Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin.
Fatoni menjelaskan, kunjungannya ke PT Ayo Media Network dilakukan setelah meraih penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN.
Baca Juga: Tips Psikologi: 8 Cara Berbicara agar Disukai dan Dipercaya Banyak Orang, Auto Jadi Magnet Perhatian
"Penghargaan ini diberikan pada tokoh yang memberikan kontribusi pada bangsa dan negara serta masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan dalam tiga posisi sebagai PJ Gubernur, Dirjen Keuangan Daerah, dan pengurus alumni IPDN," ungkap Fatoni.
Ia berharap penghargaan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi Sumsel. Adapun sampai saat ini Sumsel sudah berhasil meraih berbagai prestasi dalam pengembangan potensi daerah. Namun Sumsel juga membutuhkan dukungan berupa publikasi dari media massa.
"Maka itu, banyak hal yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintahan Sumsel melalui pemerintahan provinsi, daerah, BUMD, dan perusahaan daerah lainnya," ujar Fatoni pada jajaran Direksi PT Ayo Media Network.
Ia menyampaikan, Pemprov Sumsel baru saja meluncurkan 'Kopi Sumsel'. Hal tersebut merupakan sebuah kebanggan lantaran Kopi Sumsel merupakan penyumbang kopi terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Kata di Dalam Lingkaran dalam 5 Detik, Buktikan Kamu Cerdas!
"Sebanyak 26 persen kopi di Indonesia disumbang dari Sumsel dengan luas lahan 270 ribu hektare. Tapi Kopi Sumsel ini belum dikenal banyak orang," kata Fatoni.
Ia berharap dengan dukungan media massa, Kopi Sumsel bisa lebih dikenal masyarakat Indonesia. Selain itu, Pemprov Sumsel juga ingin serius menulis publikasi sejarah tentang Kerajaan Sriwijaya dan mengenalkan produk tekstil berupa batik Sumsel.
Sementara di sisi industri sinema, Pemprov Sumsel sedang fokus menggarap film-film bertema budaya Sumsel. Seperti film 'Wong Kito Galo' dan 'Ado Gawe' yang memiliki filosofi semangat masyarakat Sumsel.
Selain memaparkan peluang kerja sama yang bisa dijajaki, Fatoni juga meminta agar PT Ayo Media Network turut membantu Pemprov Sumsel dalam melawan Hoax atau berita bohong.
"Dengan jaringan yang luas, saya ingin Ayo Media dan Promedia juga ikut melawan berita hoax, karena memang sulit bagi kita menghadapi fitnah," tuturnya.
Chief of Networking & Business Development PT Ayo Media Network Roberto A.M. Purba menyambut hangat ajakan kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa PT Ayo Media Network siap bekerja sama dalam bentuk apapun.
"Kami siap membantu dalam segala hal. Semoga PT Ayo Media Network bisa menjajaki hubungan yang baik dengan Pemprov Sumsel," ujar Roberto.
Tanggapan serupa disampaikan oleh Chief News Officer PT Ayo Media Network Agus Sulistriyono. Selain PT Ayo Media Network, PT Promedia Network juga siap bekerja sama dengan Pemprov Sumsel.
"Selain Ayo Media, di sini juga ada Promedia. Kami memiliki jaringan media yang sangat banyak dan bisa mendukung program-program Sumsel," kata pria yang akrab disapa Sulis itu.
Setelah berdiskusi dengan jajaran direksi PT Ayo Media Network, Ahmad Fatoni pun melanjutkan kegiatannya dengan menjadi tamu Podcast Ayotalk.

Share this article
Fatoni menjelaskan, kunjungannya ke PT Ayo Media Network dilakukan setelah meraih penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN.