7 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan agar Dapat Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2024

Seleksi administrasi merupakan tahap awal yang sangat penting dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.
Seleksi administrasi merupakan tahap awal yang sangat penting dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.

AYOJAKARTA.COM – Seleksi administrasi merupakan tahap awal yang sangat penting dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.

Tahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh berkas dan persyaratan pelamar telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Kesalahan sekecil apapun dalam tahap ini bisa menyebabkan pelamar gugur sebelum ujian kompetensi.

Oleh karena itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap calon pelamar.

Baca Juga: Rincian Formasi CPNS dan PPPK 2024 di 16 Pemda Jawa Barat, Terbanyak Capai 8420 Jabatan Tersedia di Kota Ini

1. E-Materai

Salah satu dokumen penting yang harus dilengkapi dalam seleksi administrasi CPNS adalah surat lamaran yang telah dibubuhi e-materai.

E-materai adalah materai elektronik yang diakui sah dan legal oleh pemerintah. Untuk memperoleh e-materai, pelamar bisa membelinya secara online melalui situs resmi yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Pastikan e-materai tersebut sudah sesuai dengan ketentuan nilai yang berlaku, biasanya senilai Rp10.000.

Selain itu, pastikan bahwa penempatan e-materai sudah benar dan tidak terbalik untuk menghindari ketidakvalidan dokumen.

Baca Juga: CPNS 2024 Dibuka Juni, Ini Daftar Instansi yang Paling Banyak Diminati

2. Nama Lengkap

Nama lengkap merupakan identitas utama dalam proses seleksi administrasi. Pastikan nama yang digunakan di semua dokumen pendaftaran konsisten dan sesuai dengan identitas yang tercantum di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ijazah.

Hindari penggunaan singkatan atau nama panggilan yang tidak tercantum dalam dokumen resmi.

Kesalahan penulisan nama dapat menyebabkan berkas tidak diterima atau dianggap tidak valid, sehingga sangat penting untuk memperhatikan detail ini dengan seksama.

Baca Juga: 5.200 Kuota Rekrutmen CPNS dan PPPK 2024 Jawa Timur Dirilis, Cek Kebutuhan Formasi di 23 Kabupaten dan Kota

3. Kualifikasi Pendidikan

Kualifikasi pendidikan menjadi salah satu persyaratan utama dalam seleksi CPNS. Pelamar harus memastikan bahwa kualifikasi pendidikan yang dimiliki sesuai dengan yang dipersyaratkan untuk posisi yang dilamar.

Setiap posisi CPNS biasanya mensyaratkan jenjang pendidikan tertentu, misalnya S1, S2, atau D3.

Pastikan untuk melampirkan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh institusi pendidikan terkait apabila diminta.

Selain itu, jika ada persyaratan tambahan seperti sertifikasi profesional, pastikan juga untuk melampirkannya.

Baca Juga: Siap Ditempatkan di IKN? Ini Jumlah dan Daftar Formasi CPNS 2024 Kemenag untuk IKN

4. Format Dokumen

Dokumen-dokumen yang diunggah dalam proses pendaftaran CPNS harus sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh panitia seleksi.

Biasanya, dokumen harus dalam format PDF dengan ukuran file yang tidak melebihi batas yang ditentukan (misalnya 300 KB).

Pastikan semua dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, KTP, surat lamaran, dan dokumen pendukung lainnya telah di-scan dengan jelas dan dapat terbaca dengan baik.

Jangan sampai ada dokumen yang buram atau tidak terbaca karena dapat mempengaruhi validitas berkas.

Baca Juga: CPNS 2024 Kementerian Segera Dibuka, Cek 17 Formasi yang Bisa Dilamar untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat

5. Surat Lamaran

Surat lamaran adalah dokumen yang menunjukkan keseriusan dan niat pelamar untuk mengikuti seleksi CPNS.

Surat ini harus ditulis dengan format yang benar, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh instansi terkait.

Biasanya, surat lamaran harus ditulis tangan dan mencantumkan informasi seperti identitas pelamar, posisi yang dilamar, serta alasan melamar posisi tersebut.

Pastikan surat lamaran telah ditandatangani dan dibubuhi e-materai dengan benar.

Baca Juga: Lulusan Pendidikan tapi Gak Mau Jadi Guru? Tenang Berikut ini 6 Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan Pendidikan

6. E-KTP

E-KTP merupakan salah satu dokumen identitas utama yang harus dilampirkan dalam seleksi administrasi CPNS.

Pastikan e-KTP yang diunggah adalah asli dan masih berlaku. Foto e-KTP harus jelas dan tidak buram sehingga seluruh informasi seperti nama, alamat, dan nomor identitas dapat terbaca dengan jelas.

Selain itu, pastikan juga bahwa e-KTP yang dilampirkan sesuai dengan data diri yang tercantum dalam dokumen lainnya seperti ijazah dan surat lamaran.

Baca Juga: Semua Lulus SPMB PKN STAN Melakukan 5 Strategi Ini! Siap-Siap Masuk Sekolah Kedinasan 2024, Auto CPNS

7. Akreditasi Pendidikan

Akreditasi pendidikan adalah hal penting yang sering kali dilupakan oleh pelamar CPNS.

Beberapa instansi pemerintah mensyaratkan pelamar untuk lulusan dari perguruan tinggi dengan akreditasi tertentu, misalnya minimal B.

Oleh karena itu, pastikan bahwa institusi pendidikan tempat kamu lulus memiliki akreditasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sertakan bukti akreditasi tersebut, biasanya berupa sertifikat akreditasi atau informasi dari situs resmi BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pendaftaran CPNS
# CPNS 2024
# seleksi administrasi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.