AYOJAKARTA.COM - Alasan dari keputusan Airlangga Hartarto yang memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar masih menimbulkan tanda tanya.
Diketahui, Airlangga Hartanto menyatakan mundur dari jabatannya sebagai ketua Umum (Ketum) Partai Golkar sejak Sabtu, 10 Agustus 2024. Ia menyampaikan keputusannya tersebut melalui sebuah video yang ditujukkan kepada seluruh kader Partai Golkar.
Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, keputusan Airlangga tersebut menimbulkan tiga misteri yang sampai saat ini belum terpecahkan.
Baca Juga: Dibuka Besok! Berikut 8 Langkah Pendaftaran Seleksi CPNS 2024, Calon Peserta Wajib Tahu
Feri Amsari mengatakan Airlangga Hartanto tidak menyebutkan sama sekali mengenai alasan ia mundur dari Ketum Partai Golkar tersebut. Hal tersebut yang membuat masyarakat bertanya apa yang membuat seseorang yang berhasil mendongkrak suara partai mundur.
“Pertama alasan kemunduran apa Pak Airlangga tidak menyebutkan apapun terkait alasan kemunduran, padahal orang perlu tahu apa yang menyebabkan seorang ketua umum partai besar dua terbesar mundur” ucapnya.
“Ini tidak tergambar, padahal dia termasuk yang berhasil membawa partai menjadi dua besar di parlemen” sambungnya, dikutip dari YouTube Abraham Samad SPEAK UP, pada Senin, 19 Agustus 2024.
“Pertanyaan besarnya Apa yang membuat orang yang berhasil ya mendongkrak suara partai mundur berarti bukan kegagalan ada yang lain” ucapnya lagi.
Kemudian, pakar hukum tata negara tersebut menyampaikan misteri yang kedua yakni pernyataan yang disampaikan hari minggu tetapi surat ditandatangani hari sabtu. Apa yang menyebabkan untuk mundur di hari sabtu. Apakah ada alasan mendesak?
“Misteri kedua pernyataan disampaikan hari Minggu tetapi surat ditandatangani hari Sabtu berlaku hari sabtu. Apa yang menyebabkan tidak ditandatangani hari Minggu saja di umukan hari minggu atau setidak-tidaknya ditunggu hari kerja hari Senin” ucapnya.
“Se-mendesak apa mundur di hari Sabtu itu, peristiwa apa yang kemudian terjadi di hari Sabtu dan harus mundur di hari sabtu toh tidak ada juga yang berdampak dengan itu gak ada urgensinya” sambungnya.
Feri Amsari kemudian juga menyebutkan misteri yang ketiga yakni pertemuan Airlangga Hartanto dengan Presiden Jokowi dan tidak ada yang mengetahui.
“Misteri ketiga ada pertemuan Pak Airlangga sebelum mundur itu dengan Presiden Jokowi Face to Face yang tidak diketahui, hanya berdua saja enggak ditahu apa isinya” ujarnya.
Feri mengatakan jika ketiga misteri ini dikaitkan akan sangat menarik. Apakah alasan mundurnya Airlangga Hartanto ada kaitannya dengan Presiden Jokowi.
“Nah misteri-misteri ini kalau dikaitkan dan dirangkai dengan berbagai peristiwa terutama dikaitkan dengan keinginan orang-orang presiden atau pendukung presiden di Partai Golkar sebagai ketua umum baru menjadi menarik” ucap Feri.
“Apakah pengunduran ini berkaitan dengan pertemuan itu yang merupakan permintaan presiden untuk mundur dan kemudian mengajukan dirinya sebagai ketua umum pengganti” tutupnya.***

Share this article
Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, keputusan Airlangga tersebut menimbulkan tiga misteri yang sampai saat ini belum terpecahkan.