AYOJAKARTA.COM - Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting terkait bahaya penguasa yang terlalu haus akan kekuasaan di Penutupan Kongres ke VI PAN.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa kekuasaan harus digunakan untuk memperbaiki kehidupan rakyat, bukan untuk memenuhi ambisi pribadi.
Prabowo menekankan bahwa politik sejatinya adalah tentang mengatur kekuasaan demi kepentingan rakyat.
Baca Juga: Azizah Salsha Pergi Umroh Usai Isu Dugaan Perselingkuhan, Warganet Heran: Kenapa Semuanya Begini Ya
Namun, ia memperingatkan bahwa ada pihak-pihak yang ingin meraih kekuasaan tanpa mempertimbangkan kepentingan rakyat.
“Politik mengatur kekuasaan dan karena ingin menjalankan politik untuk memperbaiki kepentingan rakyat perlu untuk berkuasa, perlu untuk mendapat kekuasaan,” ujar Prabowo Subianto dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube METRO TV pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Ia menambahkan bahwa kekuasaan harus diperoleh dengan meminta izin dari rakyat, bukan dengan cara-cara yang tidak etis.
“Tetapi kita memilih mendapat kekuasaan meraih kekuasaan dengan minta izin dari rakyat, kita datang ke rakyat minta rakyat untuk memberi mandat kekuasaan kepada kita!” tambahnya.
Prabowo juga mengkritik mereka yang terlalu ambisius dalam meraih kekuasaan hingga melibatkan kekuatan-kekuatan yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat.
“Itu yang dijalankan oleh semua partai politik itu yang kita jalankan walaupun mereka-mereka yang terlalu haus dengan kekuasaan dan kadang-kadang kekuasaan itu hendak dibeli hendak diatur hendak dikendalikan oleh kekuatan-kekuatan lain,” terangnya.
Menurutnya, sikap seperti ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga bisa merugikan bangsa.
“Kekuatan-kekuatan di luar kepentingan rakyat ini yang bisa mengganggu dan bahkan merugikan suatu bangsa,” pungkasnya.
Pesan Prabowo ini menjadi pengingat bagi para pemimpin dan politisi untuk selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya dalam menjalankan kekuasaan.***

Share this article
Prabowo menekankan bahwa politik sejatinya adalah tentang mengatur kekuasaan demi kepentingan rakyat.