AYOJAKARTA.COM - Perjalanan Anies Baswedan dalam Pilgub Jawa Barat berakhir dengan dramatis pada malam penutupan pendaftaran.
Dua jam sebelum pendaftaran resmi ditutup, rumor menyebar bahwa Anies Baswedan akan maju sebagai calon gubernur bersama calon wakilnya yaitu Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono.
Namun, detik-detik terakhir menghadirkan kejutan besar yaitu Anies Baswedan memutuskan untuk tidak mengikuti Pilgub Jawa Barat.
Beberapa jam sebelum keputusan ini diumumkan, juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengungkapkan bahwa keputusan ini bukan tanpa alasan.
Baca Juga: Surat Undangan Sudah Dibagikan! Ada Bansos yang Cair kepada KPM Lewat PT Pos Indonesia, Bansos Apa?
Menurut Sahrin, tidak adanya aspirasi yang kuat dari warga Jawa Barat menjadi faktor utama Anies membatalkan pencalonannya.
"Di Jakarta, memang banyak aspirasi warga yang meminta Mas Anies untuk maju di Pilkada. Hal ini juga tercermin dalam keputusan partai di tingkat wilayah maupun pusat. Namun, di Jawa Barat, tidak ada permintaan khusus dari warga maupun partai politik di tingkat daerah," jelas Sahrin, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat (30/8/2024).
Sementara menurut Ono Surono, kegagalan Anies maju di Pilgub Jabar karena ada "tangan-tangan" yang mencegahnya.
Ketika ditanya siapa "tangan-tangan" tersebut, Ono mengatakan "tulis saja Mulyono."
Baca Juga: BLT Hari Ini Sudah Bisa Dicairkan di Kantor Pos, Saldo Masuk KKS Sebesar Rp600.000
Anies sendiri telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan untuk mundur dari kontestasi politik di Jawa Barat.
Meskipun ia mengapresiasi dukungan yang diberikan, Anies menegaskan bahwa keputusan ini adalah hasil dari evaluasi mendalam terhadap aspirasi yang ada.
"Saya ingin sampaikan terima kasih kepada teman-teman yang sudah standby sampai larut malam. Besok saya akan memberikan penjelasan lengkap. Malam ini, saya hanya ingin berterima kasih kepada semua yang sudah memikirkan dan memperhatikan," kata Anies dalam pernyataan singkatnya kepada media.
Keputusan ini tentu mengejutkan banyak pihak yang sebelumnya sudah memprediksi Anies akan terjun di Pilgub Jabar.
Namun, tampaknya perjalanan politik Anies kali ini harus berakhir lebih awal, setidaknya di wilayah Jawa Barat.
Meskipun demikian, Anies tetap optimis dan mengingatkan agar demokrasi terus dijaga.
"Kita semua ingin menjaga demokrasi kita agar tetap sehat. Jaga semangat," tambahnya.***

Share this article
Jubir Anies Baswedan mengungkap alasan mengapa mantan Gubernur DKI itu batal untuk maju di Pilgub Jawa barat 2024.