Tarif KRL Berbasis NIK Tuai Pro Kontra, Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rudiansyah: Dampaknya Masyarakat Berpindah Lagi ke...

Tarif KRL Berbasis NIK Tuai Pro Kontra
Tarif KRL Berbasis NIK Tuai Pro Kontra

AYOJAKARTA.COM - Pembahasan mengenai KRL di wilayah Jabodetabek kembali menarik perhatian publik.

Kali ini penyesuaian tarif KRL yang berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) semakin hangat dibicarakan.

Rencana ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk membuat subsidi transportasi umum, khususnya KRL, menjadi lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Berkah Awal Bulan! 1,4 Juta KPM PKH, BPNT, dan non DTKS Terima Bansos Non Tunai via Kantor Pos Besok, Bantuan MRP Siap Cair?

Apakah penerapan kebijakan baru ini akan mengubah pengalaman harian pengguna KRL?

Bagaimana pengaruhnya terhadap tarif dan ketersediaan layanan yang selama ini dinikmati oleh jutaan penumpang?

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa skema tiket KRL Jabodetabek berbasis NIK masih dalam tahap pembahasan oleh pemerintah.

“Lagi dibahas, kita upayakan masyarakat tetap mendapatkan yang terbaik,” ujar Budi Karya Sumadi dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube METRO TV pada Minggu, 1 September 2024.

Meskipun rencana ini belum final, namun ada kemungkinan besar akan diterapkan pada tahun 2025.

Pemerintah berharap, dengan menggunakan NIK sebagai basis penyesuaian tarif, anggaran subsidi untuk KRL bisa lebih tepat sasaran.

Juga layanan transportasi bisa diakses lebih adil oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Meski begitu, kebijakan ini menimbulkan reaksi beragam dari berbagai pihak di media sosial.

Baca Juga: Bansos PBI-JK Cair September 2024: Pemerintah Salurkan Dana Iuran Kesehatan Gratis untuk Penerima Manfaat

“Terlalu ambisi buat kereta cepat (whoosh) yang balik modalnya ga sesuai target, sampe batunya ke masyarakat bawah yang sehari-hari pake krl. Walaupun gw sedikit setuju dengan kenaikan tarif krl, dibandingkan harus pake nik,” tulis akun x @k3lapamuda.

“Lah iya. Ngorbanin tulang punggung transportasi yg terbukti uda jd penggerak ekonomi utama kayak krl demi nutupin ruginya whoosh itu aneh. Knp gak ada yg berani usul cabut subsidi whoosh. Knp krl? Lagian kalo emang mau naik tarif, mending naik aja drpd bikin tarif berdasar NIK,” tulis akun x @loweradowen.

“Gw gapapa KRL naik harga tapi jangan berdasarkan NIK kocak, jangan kek LRT juga yg harganya sudah hampir 20rb tapi gangguan mulu. Tambahin gerbongnya, perbaiki schedule dan jalurnya. Orang2 kita jg ikhlas kali kalo ada perubahan lebih baik, ga asal naikin harga aja,” tulis akun x @ranacuy.

Disisi lain pengamat kebijakan publik, Trubus Rudiansyah, menilai bahwa belum ada urgensi untuk mengimplementasikan penyesuaian tarif berbasis NIK.

Ia berpendapat, kebijakan ini berpotensi memberatkan masyarakat kelas menengah ke bawah yang sangat bergantung pada layanan KRL untuk aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: KIP dan PIP Cair Awal September 2024, Siswa SD hingga SMA Siap Terima Bantuan Pendidikan hingga Rp1,8 Juta

“Menurut saya ini kebijakan ini harus dikasih lebih mendalam lagi jangan sampai dampaknya adalah membawa masyarakat berpindah lagi ke moda transportasi pribadi,” ujar Trubus Rudiansyah.

Ketidakpastian mengenai dampak kebijakan ini juga menambah kekhawatiran di kalangan pengguna setia KRL.

Hingga saat ini, kebijakan penyesuaian tarif KRL berbasis NIK masih dalam tahap pengkajian oleh pemerintah.

Meskipun tujuannya adalah untuk menyalurkan subsidi secara lebih tepat sasaran, banyak pihak yang mempertanyakan efektivitas dan dampaknya terhadap pengguna KRL.

Pemerintah diharapkan bisa menemukan solusi yang adil dan menguntungkan semua pihak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pengamat kebijakan publik
# Tarif KRL
# Jabodetabek
# nik

News Update

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.