AYOJAKARTA.COM – Pernyataan pengamat politik, Rocky Gerung, kembali menjadi sorotan publik setelah menyebut bahwa sejumlah menteri sering berkunjung ke Solo dan bertemu dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Isu ini ramai diperbincangkan di media massa dan media sosial, terutama karena Rocky mengaitkannya dengan spekulasi politik terkait Gibran.
Dalam sebuah wawancara bersama Hersubeno Arief, Rocky Gerung menjelaskan bahwa setiap akhir pekan para menteri tersebut kerap menemui Gibran di Solo.
Hal ini kemudian menimbulkan berbagai spekulasi, salah satunya terkait dugaan ada kepentingan politik atau proyek tertentu yang dibawa para menteri tersebut.
“Setiap akhir pekan itu para menteri datang ke Solo, setor uang ke Gibran. Gimana sih duduk perkaranya ini?” tanya Hersubeno, mengutip pernyataan Rocky yang sempat ramai di media.
Rocky menjelaskan bahwa kunjungan menteri-menteri tersebut memang sering terjadi, meski ia menyampaikan hal ini dalam konteks bercanda.
Menurut Rocky, Gibran sendiri pernah menceritakan kepadanya bahwa menteri-menteri sering datang dengan proposal atau membicarakan proyek-proyek tertentu.
"Dia terangkan dia bercerita bahwa kan saya di Solo kan bolak-balik menteri datang tuh. Saya usut kuriositas saya, mau ngapain mereka tuh bawa proposal? minta proyek? bawa amplop?," ujar Rocky Gerung.
Meski disampaikan dalam nada canda, pernyataan ini tetap memicu spekulasi tentang hubungan antara Gibran dan para pejabat tinggi negara.
Rocky pun menyerukan agar isu-isu tersebut segera diselesaikan, terutama oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Promo Alfamart Hari Ini, Belanja Rp60 Ribu Siap-Siap Dapat Voucher Cashback
Menurutnya, KPK harus mengambil langkah-langkah tegas untuk membuktikan bahwa pemerintahan Indonesia dapat bersih dari segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
“Kita hanya bisa mendorong KPK untuk mulai melakukan langkah-langkah tersebut agar Indonesia bisa kembali dianggap sebagai negara yang bersih atau setidaknya berpotensi menjadi bersih dari korupsi dan penyelewengan kekuasaan," tambah Rocky.
Dengan begitu, menurut Rocky, kabinet mendatang dapat dijalankan dengan prinsip bersih dari segala macam isu atau jejak-jejak yang dapat mengganggu pemerintahan ke depan. Rocky menekankan pentingnya memulai pemeriksaan profesional untuk menghilangkan semua kecurigaan dan memastikan bahwa pemerintahan baru dapat berjalan dengan baik.
“Kita nolkan semua kecurigaan melalui pemeriksaan yang profesional dari KPK,” tutup Rocky.
Sementara itu, masyarakat dan pengamat politik terus memantau perkembangan isu ini di tengah semakin dekatnya pemilu 2024.
Pernyataan Rocky Gerung yang sering kontroversial ini sekali lagi memancing perhatian publik, terutama ketika menyangkut keluarga Presiden Joko Widodo, di mana Gibran adalah putra sulungnya.***

Share this article
Pernyataan pengamat politik, Rocky Gerung, kembali menjadi sorotan publik setelah menyebut bahwa sejumlah menteri sering berkunjung ke Solo