AYOJAKARTA.COM -- Huru-hara akun Fufufafa masih terus berlangsung dan masih jadi sorotan masyarakat.
Akun Fufufafa adalah sebuah akun kaskus yang diduga milik wakil presiden terpilih 2024-2029 sekaligus mantan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Akun kaskus Fufufafa tersebut diduga menghina Prabowo Subianto dan keluarganya serta melecehkan beberapa artis yang ada di Indonesia.
Belum lama ini juga, akun Fufufafa tersebut tampak bersih-bersih cuitannya dari yang tadinya 5000 postingan dan sampai saat ini diduga tinggal 2100 postingan.
Diketahui, nomor yang ada di akun tersebut terlihat digunakan dalam aplikasi ovo dan gopay. Ketika mengetahui nomor tersebut, netizen langsung beramai-ramai mengisikan saldo ovo atau gopay ke nomor tersebut.
Namun, saat ini nomor tersebut berubah nama dari Gibran Rakabuming Raka ke Slamet.
Menurut Slamet Ginting, Pengamat Politik Universitas Nasional kasus akun Fufufafa tersebut mudah sekali untuk diselesaikan dengan cara Kapolri, Kepala Badan Siber Sandi Negara dan pemilik akun kaskus tersebut dipanggil.
“Kaskus seperti itu (akun Fufufafa) sudah semestinya persoalan ini mudah sekali ya kalau misalnya Kapolri dipanggil, Kepala Badan siber sandi negara dipanggil, pemilik platform juga dipanggil ya, semudah itu, yang dulu menjadi admin dari kelompoknya mereka dipanggil mudah sekali” ucap Slamet Ginting, Pengamat Politik Universitas Nasional, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube 2045 TV, pada Senin, 30 September 2024.
Ia menyampaikan saat ini yang tidak bisa dilawan adalah penguasa sedangkan bapak dari Gibran Rakabuming Raka adalah penguasa. Karena hal itu siapapun tidak berani untuk melawannya.
“Tapi itu seperti saya bilang yang tidak bisa dilawan adalah penguasa. Nah karena penguasanya adalah bapaknya maka siapapun tidak akan berani gitu ya” ujarnya.
Slamet Ginting menegaskan untuk mengungkap kasus akun Fufufafa ini sebenarnya mudah namun semuanya tidak berani karena Presiden Jokowi masih berkuasa.
“Jadi membahas itu sesungguhnya mudah gitu jadi orang enggak berani aja karena masih berkuasa” katanya.
Namun, menurut Slamet setelah tanggal 20 Oktober yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih ceritanya akan lain lagi.
“Tapi nanti setelah 20 Oktober ceritanya akan lain” ucap Slamet.
Slamet mengatakan bahwa jika ada seseorang yang muncul dan mengaku sebagai pemilik akun Fufufafa tersebut menjelang pelantikan itu adalah orang yang dikambing hitam.
“Maka kalau kemudian menjelang pelantikan Presiden barangkali nanti tiba-tiba ada yang muncul mengaku dirinya ‘sayalah pemilik akun fufufafa’ kambing hitam” tutupnya.

Share this article
Fufufafa adalah sebuah akun kaskus yang diduga milik wakil presiden terpilih 2024-2029 sekaligus mantan Walikota Solo, Gibran Rakabuming.