AYOJAKARTA.COM - Jelang waktu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024 yang semakin dekat, polemik Fufufafa masih terus menggema.
Bahkan dari hasil polling yang dibuat oleh sebuah channel bernama RH Channel hasilnya sebanyak 86 persen menjawab yakin jika pemilik akun Fufufafa adalah Gibran Rakabuming Raka.
Terkait dengan hasil polling tersebut, dr Tifauzia Tyassuma atau biasa disapa dr Tifa turur memberikan tanggapannya.
Tanggapan dr Tifa tersebut disampaikan ketika dirinya hadir dalam podcast Youtube REFLY HARUN BEST STATEMENT yang dikutip pada (14/10/24).
Baca Juga: Review Itel Tab 10 Mini: Tablet Harga Rp1 Jutaan, Apakah Worth It Dibeli?
“Dari 48 ribu orang yang voting atau yang mengatakan 100 persen itu 86 persen, yang mengatakan 99,9 persen itu 9 persen, yang mengatakan tidak tahu 4 persen,” ujar Refly Harun saat membacakan hasil polling.
Kemudian Refly Harun menanyakan kepada dr Tifa jika benar Gibran pemilik akun Kaskus Fufufafa, lantas adakah bahaya tertentu jika dirinya menjabat sebagai Wakil Presiden?
Pertanyaan tersebut lantas dijawab oleh dr Tifa yang menjelaskan jika pemilik akun Fufufafa memiliki 3 fenomena dalam tubuhnya.
“Bahaya atau gak gitu kan, tadi saya baru ngaitin ketiga fenomena ya kalau saya gak bisa mengatakan ketiga penyakit,” terang dr Tifa.
Baca Juga: Peserta Ujian dengan Ciri Ini yang Tidak Boleh Ikut Tes SKD CPNS 2024, Apa Saja Ciri-cirinya?
“Saya mengatakan ketiga fenomena, ada gejala skizofrenia, obsesif kompulsif nes, dan adiksi ada di dalam satu tubuh seseorang,” imbuhnya.
Bahkan dr Tifa kembali menyinggung kalimat yang dituliskan oleh akun Kaskus Fufufafa dimana hal itu menunjukkan pemiliknya juga cenderung punya gangguan jiwa Sadomasokis.
“Dan bagaimana kita lihat betapa brutal kata-kata yang disampaikan saya agak koheren,” tutur dr Tifa.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Kalau seseorang iu memiliki adiksi seksual kemudian dia punya kepribadian obsesif kompulsif dan dia punya gangguan jiwa skizofrenia itu biasanya sadomasokis.”
dr Tifa kemudian menjelaskan apa itu pengertian Sadomasokis dan apa dampak yang bisa dilakukan oleh penderitanya.
“Sadomasokis itu ini sebuah istilah yang spesifik ya untuk menunjukkan ada sebuah abnormalitas dalam sebuah hubungan seksual,” beber dr Tifa.
“Dimana dia mendapatkan kepuasan dengan menyiksa pasangan seksualnya, nah biasanya relate,” lanjutnya lagi.
Dokter lulusan UGM tersebut juga menjelaskan, “Relate itu artinya apa? Jika kita melihat dari situ bahwa yang bersangkutan itu seandainya betul sampai pada level Sadomasokis berarti dia bisa melakukan kekerasan tidak hanya secara verbal tapi juga bisa melakukan kekerasan terhadap secara fisik gitu.”
Sebab itulah dr Tifa kemudian mengkhawatirkan jika seorang dengan kepribadian Sadomasokis menjadi sebuah pemimpin negara tentunya akan berbahaya.
“Nah ini kan yang menjadikan yang bersangkutan ini berbahaya, apakah kepada pasangan, orang sekitarnya, orang yang menjadi partnernya, seperti itu, nah itu yang kita jadi khawatirnya kan di situ,” ungkap dr Tifa.
Kemudian saat ditanya mengenai solusi apakah jika seorang dengan Sadomasokis terpilih menjadi pemimpin negara apakah harus dianulir atau bagaimana, dr Tifa memilih menjawab seperti berikut.
“Sebenarnya ya kalau seseorang dia punya gangguan jiwa kek dia punya skizofrenia kek, dia seorang obsesif kompulsif kek, dia seorang adiksi kek, tapi ketika kemudian dia menjadi sebuah objek pemilihan gitu ya lalu kemudian dia jadi itu kan gak bisa gugur,” jelas dr Tifa.
“Makanya saya bilang kalau memang sepakat tidak ada sesuatu yang bisa digunakan, perangkat atau alat apapun yang bisa dilakukan untuk menganulir ya udah, karena potensi untuk melakukan kekerasan kepada orang lain itu tinggi sekali di sini kan, tapi sebagai seorang dokter saran saya apa, terapi orang ini bukan anulir orang ini karena ranah itu ada di ranah hukum,” katanya lagi.***

Share this article
dr Tifauzia Tyassuma atau biasa disapa dokter Tifa turur memberikan tanggapannya soal kasus akun Fufufafa yang diduga milik Gibran.