AYOJAKARTA.COM – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Partai Nasional Demokrat (NasDem) memutuskan tak masuk kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim mengatakan pihaknya memutuskan tak masuk kabinet tetapi tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Hermawi Taslim menyampaikan ada berbagai pertimbangan yang membuat pihaknya memutuskan tak bergabung dalam kabinet.
Namun, Hermawi enggan membeberkan apa saja pertimbangan yang membuat NasDem tak masuk kabinet.
Baca Juga: Dukung Si Doel Rano Karno, Amien Rais akan Kembali ke Jakarta
“Kita mendukung sepenuhnya pemerintahan ini. Kita berkepentingan, pemerintahan ini sukses, tapi atas dasar pertimbangan banyak hal kita memutuskan juga untuk tidak masuk dalam kabinet,” kata Hermawi Taslim dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Selasa (15/10/2024).
Menurut Hermawi, pikiran yang diterima jauh lebih penting dibandingkan masuk dalam kabinet.
Ia melihat, berbagai pikiran dan kontribusi yang dilakukan NasDem di luar kabinet akan jauh lebih berarti.
Meski begitu, bukan berarti keputusan tersebut membuat NasDem memisahkan diri dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Menurut kita, pikiran-pikiran kita kalau diterima itu jauh lebih penting daripada masuk dalam kabinet. Pikiran dan kontribusi kita terhadap berbagai hal, itu akan jauh lebih berarti daripada secara fisik kita masuk. Tapi kita bagian tak terpisahkan dari pemerintahan ini,” ujarnya.
Hermawi menegaskan bahwa keputusan NasDem tak bergabung dalam kabinet merupakan keinginan pihaknya.
Ia menekankan tak ada penolakan atau pihak yang meminta NasDem tak bergabung di pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hermawi mengungkapkan, Prabowo sempat menanyakan nama calon menteri yang diusung NasDem.
Baca Juga: Jelang Pelantikan Presiden dan Wakilnya, Najwa Shihab Sebut Istilah Ini SALAH KAPRAH
Sebab, NasDem belum menyodorkan siapa saja nama potensial yang akan dipertimbangkan untuk menjadi calon menteri.
Hermawi menyatakan NasDem akan memberi kontribusi terhadap pemerintahan tanpa menempatkan diri dalam kabinet.
“Bukan menolak dan diminta. Pak Prabowo pernah bilang, NasDem kok belum kasih masuk nama, kita diam saja, jadi bukan soal menolak atau menerima. Tetapi sikap Nasdem adalah memberi kontribusi lain selain menempatkan orang di kabinet,” tutupnya.***

Share this article
Nasdem memutuskan untuk tak masuk kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, inilah alasannya.