M. Fethullah Gulen Meninggal Dunia, Cendekiawan Muslim yang Erat dengan Sejarah Turki

Cendekiawan Muslim Dunia M. Fethullah Gulen Nanti Malam Dimakamkan
Cendekiawan Muslim Dunia M. Fethullah Gulen Nanti Malam Dimakamkan

AYOJAKARTA.COM -- Jurnalis Adem Yavuz Arslan melaporkan bahwasanya jenazah Cendekiawan Muslim Dunia M. Fethullah Gulen akan dimakamkan di Pennsylvania.

“Perjalanan terakhir Fethullah Gulen Hojaefendi di dunia akan mencapai akhir pada besok hari kamis di tempat pengasingannya di Chestnut Retreat Center, Pennsylvania, USA. Tempat yang dipilih untuk menjadi tempat pemakaman tepatnya di samping pohon yang berada di dekat tempat di mana Fethullah Gulen tinggal dalam waktu yang lama. Liang lahat sudah digali, ia sudah siap digunakan. Salat jenazah akan ditunaikan besok hari kamis 24 Oktober 2024 pasca Salat Zuhur (Kamis 24 Oktober 2024, pukul 12.58 waktu Pennsylvania atau pukul 23.58 WIB) yang dapat diikuti oleh masyarakat umum. Setelah itu, jenazahnya akan dibawa ke tempat ini untuk kemudian dimakamkan. Ia akan dimakamkan di liang lahat yang bertempat di sebelah pohon di taman rumah yang sudah puluhan tahun ditinggalinya. Inilah titik yang akan menjadi tempat beliau menjalani perjalanan abadinya," ungkap Adem dalam laporannya.

Akun X @Herkul_Nagme juga merilis berita tentang pemakaman Fethullah Gulen Hojaefendi.
Berikut terjemahan rilis tersebut ke dalam bahasa Indonesia:

Mengantar Perjalanan Abadi

Pada hari Minggu, 20 Oktober, Muhterem Fethullah Gülen Hojaefendi, yang telah berpulang ke rahmatullah, akan diantarkan ke peristirahatan abadinya pada hari Kamis, 24 Oktober setelah salat Zuhur.

Salat jenazah akan dipimpin oleh salah satu sahabat lamanya, Prof. Dr. Suat Yıldırım. Keluarga besar, santri-santri terdekat, dan sukarelawan Hizmet memohon kepada para hadirin yang akan datang untuk berdoa dalam keadaan hening dan khidmat.

Setelah salat dilaksanakan, akan diadakan khataman bersama. Proses pemakaman yang akan diiringi pembacaan Al-Qur'an dan doa, hanya akan dihadiri oleh anggota keluarga dan murid-murid terdekat.

Sukarelawan Hizmet yang tidak dapat hadir secara langsung dalam proses pengantaran jenazah Hojaaefendi ke alam abadi dapat ikut serta dalam prosesi ini dengan menunaikan salat ghaib dan pembacaan khataman Al-Qur’an bersama yang dapat diselenggarakan di berbagai lokasi di dunia.

Perjalanan Dakwah Fethullah Gulen Hojaefendi
Setelah kudeta 12 Maret 1971, Hojaefendi (Fethullah Gülen) ditangkap dengan tuduhan melakukan "propaganda" untuk mendirikan "negara agama" dengan menggulingkan sistem negara Turki yang sekuler, berdasarkan Pasal 163 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Turki. Setelah ditahan selama 6,5 bulan, ia dibebaskan. Meskipun mengajukan permohonan untuk kembali bertugas di Diyanet, ia tidak menerima tanggapan positif karena diberlakukannya keadaan darurat militer. Setelah itu, ia kembali ke Erzurum, dan setelah tinggal di sana untuk waktu yang singkat, ia kembali ke Izmir dan mulai memberikan ceramah di masjid Salepçioğlu dan Alsancak. Ketika larangan memberikan ceramah diberlakukan terhadapnya dan tekanan diterima Diyanet agar ia diusir dari Izmir, Hojaefendi mengajukan permohonan untuk dipindahkan ke Edremit, meskipun tidak berniat meninggalkan Izmir, dan pada 23 Februari 1972 ia diangkat sebagai pendakwah di pusat Edremit. Ia bertugas di sana selama dua tahun.

Fethullah Gülen Hojaefendi juga bertugas di Manisa selama dua tahun sebelum dipindahkan ke Bornova, Izmir pada tahun 1976. Di sana, ia melanjutkan ceramahnya dengan intensitas yang tinggi. Setiap ceramahnya disampaikan secara sistematis, dengan gaya bicara yang lancar, menjaga koherensi topik, dan ketulusandi mana gema suaranya mampu meyakinkan semua orang. Dalam ceramah-ceramahnya sebagai da’i keliling, ia menekankan pentingnya menjaga generasi muda. Dalam ceramah lainnya, ia menjelaskan dasar-dasar iman dan agama. Ceramah Hojaefendi ini terus berlanjut hingga terjadinya kudeta 12 September 1980. Setelah kudeta tersebut, Komando Militer Darurat Izmir mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya, dan nama Gülen dimasukkan dalam daftar orang yang dicari. Ia terus berpindah-pindah hingga akhirnya ditangkap di Burdur pada 14 Januari 1986. Setelah ditangkap di Burdur, ia dibawa ke Izmir, tetapi kemudian dibebaskan karena tidak ada surat perintah penangkapan atau penahanan yang dikeluarkan terhadapnya.

Periode enam tahun ini merupakan masa yang sangat sulit bagi Hojaefendi. Namun, selama waktu ini, Hojaefendi berkesempatan untuk berkeliling Anatolia, bertemu dengan para pengikutnya di berbagai tempat. Ia juga mengunjungi beberapa teman yang sedang menjalani dinas militer di berbagai provinsi Turki. Selain itu, ia terus menulis untuk majalah Sızıntı, yang mulai diterbitkan pada tahun 1979.

Hojaefendi melanjutkan tugasnya sebagai dai sukarela hingga tahun 1991. Ceramah-ceramahnya dihadiri jamaah dalam jumlah yang sangat besar di masjid-masjid terkenal di Istanbul, seperti Fatih, Süleymaniye, dan Sultan Ahmet. Selama masa ini, jamaah majelis ceramah tetapnya di Istanbul mulai terbentuk. Setelah tahun 1986-87, ia mulai tinggal di Istanbul selama beberapa bulan setiap tahunnya. Dari tahun 1995 hingga hari ia pergi ke Amerika pada tahun 1999, Hojaefendi tinggal di Istanbul.

Pada tahun 1999, Fethullah Gülen Hojaefendi pergi ke Amerika karena masalah kesehatan. Pada masa itu, berbagai media melancarkan kampanye fitnah terhadapnya. Oleh karena itu, Hojaefendi merasa tidak tepat untuk kembali ke Turki dalam situasi tersebut dan memilih untuk tinggal di sana untuk sementara waktu. Hojaefendi menghabiskan hari-harinya di Amerika dengan membaca, menulis, berdiskusi, memberikan ceramah, berdoa, dan beribadah.

Hojaefendi dikenal di dunia Islam sebagai seorang ulama yang selalu menekankan pentingnya perdamaian dan pendidikan. Setelah serangan 11 September 2001, ia dengan tegas menentang kekerasan dengan mengatakan, "Seorang Muslim tidak bisa menjadi teroris, dan seorang teroris tidak bisa menjadi Muslim!" Ia menginspirasi banyak relawan dakwah untuk membuka ratusan lembaga pendidikan. Meskipun para pengikutnya di Turki menjadi target perburuan setelah percobaan kudeta 15 Juli 2016, ia terus menekankan pentingnya menjauhi kekerasan.

Fethullah Gülen Hojaefendi telah meninggalkan jejak mendalam dalam kehidupan banyak pengikutnya dan menjadi salah satu tokoh publik paling terkenal di Turki. Banyak hal akan dikatakan tentang Hojaefendi di masa depan, namun satu hal yang pasti: Sejarah Turki tidak bisa ditulis tanpa menyebut nama Fethullah Gülen.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Fethullah Gulen
# cendekiawan Muslim
# Meninggal Dunia

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.