AYOJAKARTA.COM - Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Suswono, akhirnya meminta maaf atas pernyataannya yang mengundang polemik dalam forum pertemuan dengan relawan Bank Japar.
Pernyataan Suswono yang sempat menyebut soal "janda menikahi pemuda pengangguran" menuai kontroversi dan dianggap menyindir pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan Khadijah.
Hal ini memicu reaksi dari publik, terutama di media sosial X, yang menilai pernyataannya sebagai bentuk penghinaan terhadap Rasulullah SAW.
Dalam klarifikasinya, Suswono menyatakan bahwa ucapannya tersebut bukan bagian dari program yang direncanakan bersama pasangannya, Ridwan Kamil.
Ia juga menegaskan bahwa ia sama sekali tidak bermaksud merendahkan Rasulullah atau mengaitkan pernyataannya dengan sosok mulia tersebut.
"Bahwa pernyataan saya di forum relawan Bank Japar dan di beberapa tempat yang lain telah menimbulkan kegaduhan terkait dengan pernyataan janda menikahi pemuda pengangguran. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini dengan tulus saya menyatakan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan yang saya sampaikan dalam forum tersebut. Astagfirullahalazim, Astagfirullahalazim, Astagfirullahalazim,” ungkap Suswono.
Suswono juga mengungkapkan perasaannya yang menyesal atas kegaduhan yang terjadi, menambahkan bahwa dirinya sangat mencintai Rasulullah dan tidak pernah berniat menyinggung apalagi mendiskreditkan sosok Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap permintaan maafnya dapat diterima oleh masyarakat dan bisa menjadi pelajaran bagi dirinya.
Sebelumnya, desakan agar Suswono meminta maaf ramai disuarakan di media sosial.
Akun X @HusinShihab dalam cuitannya, menulis bahwa ucapan Suswono terkesan merendahkan Nabi Muhammad yang pada masa mudanya justru dikenal sebagai sosok pekerja keras dan mandiri.
"Masa Nabi Muhammad SAW ketika berumur 25 tahun disamakan dengan pemuda pengangguran? Pernyataan Suswono ini bukan becandaan melainkan suatu penghinaan," tegas Husin dalam cuitannya yang kemudian ramai disebarkan.
Husin juga mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan etos kerja tinggi sejak muda, jauh dari gambaran sebagai pemuda pengangguran.
Menurutnya, pernyataan tersebut tidak hanya kurang menghormati Nabi Muhammad, tetapi juga melanggar norma masyarakat yang menjunjung tinggi kerja keras dan tanggung jawab.
Desakan terhadap Suswono tidak hanya berhenti di sana. Beberapa pengguna X lainnya turut mengimbau agar pasangan calon gubernur Ridwan Kamil memberikan teguran kepada Suswono.
Menanggapi desakan tersebut, Suswono pun menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka, berharap polemik ini tidak berlanjut dan bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.
"Saya sungguh sangat mencintai Rasulullah, tidak pernah terbersit dalam benak saya untuk menyampaikan satu pernyataan yang mendiskreditkan Rasulullah SAW," tambahnya.
Dengan permintaan maaf yang telah disampaikan, beberapa pihak berharap polemik ini bisa segera mereda.
Namun, banyak pengguna media sosial yang masih berharap agar Suswono lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di forum-forum publik agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.***
Share this article
Pernyataan Suswono yang menyebut soal "janda menikahi pemuda pengangguran" menuai kontroversi dan dianggap menyindir pernikahan Nabi