Menteri Pendidikan: Kebijakan UN Masih Dipertimbangkan hingga Guru Diminta Tetap Netral pada saat Pilkada

Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan saat ini belum ambil keputusan tentang kebijakan UN.
Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan saat ini belum ambil keputusan tentang kebijakan UN.

AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pendidikan, Abdul Mu'ti memberikan pernyataan terkait jumlah isu di dunia Pendidikan, termasuk Ujian Nasional (UN) dan netralitas para guru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dalam keterangannya, Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan saat ini belum ambil keputusan tentang kebijakan UN.

"Baik yang pro maupun kontra, kami akan menganalisis berbagai argumen yang disampaikan, dan tentu kebijakan yang akan kami ambil adalah kebijakan yang terbaik untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar mu’ti dikutip Ayojakarta.com dari Youtube KEMDIKDASMEN pada Rabu, 20 November 2024.

Baca Juga: Raih Peringkat 1 Se-Indonesia! Inilah 13 SMP Terbaik di DI Yogyakarta Berdasarkan Nilai UN Tertinggi, Masuk TOP 100 Nasional

Ia juga menekankan pentingnya penjaminan mutu Pendidikan, baik internal maupun eksternal.

Menurut Mu’ti, UN, Asesmen Nasional dan berbagai alat ukur lainnya merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dalam dunia Pendidikan.

“Bagaimana ada penjaminan terkait dengan mutu Pendidikan itu, perangkatnya, itu kan tidak tunggal, penjaminan itu kalau kita lihat dari Undang-undangnya itu pasti ada dua kan, ada penjaminan internal dan ada penjaminan eksternal,” jelasnya.

Terkait dengan Pilkada, Mu'ti mengimbau para guru agar tetap konsisten dengan profesinya sebagai pendidik dan menjaga netralitas.

Baca Juga: 10 SMP Swasta Terbaik di Semarang Favorit PPDB 2024, SMP Maria Regina Raih Nilai UN Hampir Sempurna!

Mu’ti meminta agar para guru tidak menjadikan satuan Pendidikan sebagai arena kampanye dari calon tertentu.

Di juga mengimbau kepada para guru untuk konsisten dengan profesinya sebagai pendidik dan tanpa mengurangi hak mereka sebagai warga negara untuk menentukan dan berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah.

"Kami mengimbau agar guru-guru tetap netral dan tidak menjadikan satuan pendidikan atau lembaga-lembaga pendidikan sebagai arena atau ajang kampanye calon-calon tertentu," tegasnya.

Mu'ti menyebut, hal ini penting agar satuan Pendidikan tetap menjadi institusi Pendidikan yang berdiri secara netral dan tanpa intervensi.

Baca Juga: Mendekati Nilai Sempurna! Ini 10 SMP Swasta Terbaik Jakarta Timur Menurut Rata-rata UN dan Akreditasi, Favorit PPDB 2024

"Kalau di luar satuan Pendidikan, silakan para guru berpartisipasi dalam politik menentukan hak pilihnya, dan kalau boleh saya mengusulkan ya guru-guru jangan golput,” tambahnya.

Mu’ti juga menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan masih menunggu surat yang dikirimkan kepada Presiden berhubungan dengan status guru PPPK.

Ia mengatakan bahwa banyak organisasi profesi dan ormas yang minta supaya guru PPPK dapat ditugaskan di sekolah swasta, termasuk Muhammadiyah.

"Kami masih menunggu jawaban surat yang kami kirimkan kepada Presiden tapi aspirasi yang kami terima dari banyak sekali organisasi, baik organisasi profesi maupun ormas-ormas yang menyelenggarakan pendidikan. Saya kira 100 persen ya, 100 persen yang swasta itu, Muhammadiyah salah satunya, itu meminta supaya guru-guru PPPK itu dapat ditugaskan di sekolah-sekolah swasta," ungkapnya.

Baca Juga: Nilai Nyaris Sempurna! Ini 6 SMA Terbaik Acuan PPDB Banten 2024 Menurut Indeks Integritas UN Kemdikbud

Terkait dengan guru penggerak, Mu’ti mengakui bahwa banyak aspirasi masyarakat serta kepala dinas yang mengharapkan para guru penggerak tidak otomatis jadi kepala sekolah.

Ia juga menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pertimbangan dan belum jadi kebijakan secara resmi.

"Banyak aspirasi dari masyarakat, juga dari para kepala-kepala dinas yang kami sempat bertemu, untuk kepala sekolah itu dipilih atau diangkat dari mereka yang memang betul-betul punya kompetensi, mereka mengikuti dan mengalami berbagai proses untuk menjadi kepala sekolah," katanya.

"Tapi sekali lagi, ini belum menjadi kebijakan, tapi aspirasi yang kami terima dari banyak kepala dinas menghendaki agar guru-guru penggerak itu tidak otomatis jadi kepala sekolah," tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# UN
# Menteri Pendidikan
# Kebijakan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.