Dianggap Arogan, Ternyata Begini Perasaan Sejumlah ASN Terhadap Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro

Buntut aksi demonstrasi puluhan ASN yang tergabung dalam kelompok Senin Hitam, membuat nama Satryo Soemantri Brodjonegoro mencuat.
Buntut aksi demonstrasi puluhan ASN yang tergabung dalam kelompok Senin Hitam, membuat nama Satryo Soemantri Brodjonegoro mencuat.

AYOJAKARTA.COM – Buntut aksi demonstrasi puluhan ASN yang tergabung dalam kelompok Senin Hitam, membuat nama Satryo Soemantri Brodjonegoro mencuat.

Menjabat sebagai Menteri, gaya kepemimpinan sosok Satryo Soemantri Brodjonegoro oleh sejumlah kalangan ASN Kemdikti Saintek dinilai terlalu otoriter dan arogan.

Selain dianggap tempramental, Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro juga diduga sering memperlihatkan sikap kurang etis dan rasional sebagai Pimpinan di Kementerian.

Anggapan mengenai perilaku kurang menyenangkan tersebut, disampaikan langsung oleh Neni Herlina yang merupakan PJ Rumah Tangga di instansi Kemendikti Saintek.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, Neni yang merupakan ASN lawas mengaku sempat mendapat ancaman pemecatan sejak awal perkenalan.

Baca Juga: RESMI! Menpan RB Memutuskan dan Menetapkan KepmenPANRB Tentang PPPK Paruh Waktu, Begini Skema Pengangkatan Honorer jadi ASN

“Saat saya menjalankan tugas, ini kesalahan pertama ya, nanti kalau dua lagi saya pecat kamu, dari pertama sudah begitu,” jelas Neni.

Selain pernyataan kurang menyenangkan yang dialami langsung Neni, Ketua Tim Rumah Tangga di Kemendikti Saintek juga sempat mengalami hal serupa.

Akibat tidak menjawab panggilan telepon, Ketua Tim Rumah Tangga di Kemendikti Saintek kemudian dipecat melalui pesan WhatsApp.  

“Ketua Tim Rumah tangga lagi sakit, waktu itu sudah malam, mungkin karena obat jadi tidak diangkat, akhirnya dipecat lewat WA,” ungkap Neni.

Peristiwa tersebut, menurut Neni bermula dari perintah Menteri Satryo yang meminta untuk dilakukan pemasangan jaringan Wifi.

Pemasangan jaringan yang dikerjakan hingga malam hari, menurut Neni membuat Menteri Satryo marah dan menghubungi Ketua Tim Rumah Tangga namun tidak tersambung.

Kendati sudah dipecat, Neni dan sejumlah ASN di Kemendikti Saintek tetap bekerja karena dasar hukum pemecatan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga: Pertarungan Oppo Find X8 Pro vs Vivo X200 Pro, Mana Flagship Premium yang Lebih Unggul?

Ditengarai kesal karena masih terlihat di lingkungan kementerian, Neni pada Jumat, 17 Januari 2025 lalu kemudian diusir paksa oleh Menteri Satryo.

“Tidak etis menyuruh saya keluar, di hadapan anak-anak magang dan staf-staf saya, jadi memang sudah diluar logika kalau menurut saya,” keluh Neni.  

Dugaan perilaku arogan dan kasar Mendikti Saintek, selain dialami oleh sejumlah ASN juga dialami oleh salah satu vendor di Kemendikti.

Akibat persoalan yang belum sepenuhnya diketahui, Menteri Satryo juga ditengarai sempat melakukan serangan verbal serta fisik kepada pekerja vendor.

Aksi demonstrasi Senin Hitam, menurut Neni merupakan salah satu upaya agar hal serupa tidak lagi terjadi kepada siapapun di Kemdiksi Saintek.

Kemendikti Saintek menurut Neni merupakan institusi pendidikan, sehingga corak relasi kuasa dan adab dalam berperilaku harus benar-benar disadari.

“Karena sekarang teman-teman merasa ketakutan, apalagi yang dekat dengan Pak Menteri,” pungkas Neni. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Satryo Soemantri Brodjoegoro
# arogan
# Mendikti Saintek
# ASN

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.