AYOJAKARTA.COM – Presiden Prabowo telah melakukan perombakan kabinet dengan mengangkat Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Sainstek).
Pengangkatan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26p Tahun 2025 dan dilantik di Jakarta pada 19 Februari 2025.
Menurut keterangan resmi, dalam resuffle kabinet ini Presiden Prabowo menunjuk Brian Yuliarto untuk menggantikan Satryo Soemantri Brojonegoro, yang telah menjabat sejak Oktober 2024.
Dengan penetapan ini, Brian Yuliarto dipercaya untuk memimpin kementerian dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi serta pengembangan riset di bidang sains dan teknologi.
Profil Singkat Brian Yuliarto
Lahir di Jakarta pada 27 Juli 1975, Brian Yuliarto merupakan seorang guru besar di Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) dari keahlian dalam bidang teknologi nano dan kuantum.
Baca Juga: Bukan iPhone SE 4! Apple Luncurkan iPhone 16e dengan Alasan Ini
Berikut adalah beberapa poin penting dari perjalanan akademik dan kariernya:
1. Pendidikan
- Menyelesaikan studi S1 Fisika di ITB pada tahun 1999.
- Melanjutkan studi magister di jurusan Quantum Engineering and System Science, Departemen University of Tokyo, Jepang, pada tahun 2002.
- Meraih gelar doktor di jurusan yang sama pada tahun 2005.
2. Prestasi Akademik dan Riset
- Pernah mencalonkan diri sebagai Rektor ITB pada November 2024, meski akhirnya tidak terpilih.
- Menerima penghargaan Habibi Price pada tahun 2024 dan dinobatkan sebagai World Top 2 Percent Scientist di tahun yang sama.
- Diakui sebagai top one Indonesia researcher di bidang sains dan nanoteknologi pada tahun 2023 serta peneliti terbaik ITB pada tahun 2021.
Selama berkarier di ITB, Brian telah menduduki berbagai jabatan penting dan berkontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi mutakhir, yang menjadi modal berharga bagi tugas barunya di kementerian.
Penunjukan Brian sebagai Mendikti Sainstek diharapkan dapat membawa inovasi dan perbaikan sistem pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalam pengembangan riset serta penerapan teknologi canggih di sektor sains dan teknologi.
Baca Juga: Kapan Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Dibuka, Simak Prediksi Jadwal Pendaftarannya
Presiden dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan penelitian untuk memperkuat daya saing Indonesia di kancah global.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merevitalisasi sistem pendidikan dan riset nasional, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan inovatif.
Dengan pengalaman dan rekam jejak prestisiusnya, Brian diharapkan mampu mendorong kemajuan pendidikan tinggi serta menjawab tantangan era globalisasi dengan solusi berbasis riset dan teknologi.***

Share this article
Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet dengan mengganti Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.