AYOJAKARTA.COM - Penetapan Nomor Induk Pegawai P3K (NIP3K) dan CPNS terus berjalan meskipun telah memasuki bulan puasa, dengan berbagai kemajuan signifikan di beberapa Kantor Regional BKN di seluruh Indonesia.
Kantor Regional 12 mencatat hampir seluruh peserta yang lulus tahap 1 telah diusulkan meskipun beberapa mengalami status Berkas Tidak Sesuai (BTS).
Sementara bagi peserta yang sudah mendapatkan status 'ACC' pada kolom persetujuan hanya tinggal menunggu penyerahan SK P3K.
Kantor Regional 2 BKN Surabaya menunjukkan progres yang menggembirakan dengan beberapa daerah telah mencapai persentase 100% untuk formasi P3K guru.
Seperti Probolinggo dengan 2 usulan masuk dan 2 yang sudah mendapatkan persetujuan teknis (Astek), sementara Lamongan masih memiliki 1 BTS dengan 138 usulan yang telah disetujui (96,50%).
Sementara itu, berbagai daerah menunjukkan persentase bervariasi antara 20,51% hingga 82,76%, dengan beberapa daerah formasi teknis juga telah mencapai 100% penetapan NIP3K.
Kantor Regional BKN juga mempublikasikan daftar daerah yang belum mengusulkan ke BKN, termasuk yang mengajukan perpanjangan waktu, yang telah mengusulkan, yang mengundurkan diri, dan bahkan kasus di mana usulan tersangkut dalam sistem.
Pemantauan terhadap progres penetapan NIP di berbagai Kantor Regional BKN menunjukkan variasi kemajuan yang cukup signifikan.
Kantor Regional BKN Yogyakarta mencatat update terakhir pada tanggal 27 Februari dengan persentase tertinggi mencapai 98,53%, meski ada juga yang masih di bawah 50%.
Kanrek 7 (Palembang) juga masih menggunakan data per 27 Februari 2024 dengan jumlah ACC yang sudah cukup banyak.
Sementara itu, Kanrek 8 mencatatkan Pemerintah Kota Palangkaraya telah mencapai 100% dengan seluruh berkas memenuhi syarat, sedangkan Kota Barat baru mencapai 36%.
Di Kanrek 5 BKN Jakarta, untuk formasi ikatan dinas per tanggal 28 Februari pukul 12.00 telah tervalidasi sebanyak 94% dengan 61 usulan masuk dan 4 sedang dalam proses, dengan persentase 100% yang cukup banyak.
Khusus untuk NIP3K di Kanrek 5, data menunjukkan persentase tervalidasi 31% dengan 9.000-an berkas sedang berproses dari total 13.416 usulan masuk, dengan persentase tertinggi berada di Lampung Selatan (72%).
Kanrek 11 BKN melaporkan Kabupaten Halmahera Utara sebagai instansi dengan persentase tertinggi (99,7%) dari total 356 peserta yang lulus, diikuti Halmahera Timur yang telah mencapai 100%, sementara daerah lainnya sudah berada di atas 50%.
Mekanisme penetapan NIP P3K dan CPNS melalui empat tahapan utama yang dapat dipantau melalui sistem MOLA BKN.
Tahap pertama berupa usulan dari instansi melalui SIASN, dilanjutkan dengan tahap kedua berupa verifikasi usulan dan generate pertimbangan teknis nomor induk.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Landa Cisarua Bogor, 30 Keluarga Mengungsi dan Puluhan Rumah Hancur
Jika ditemukan berkas tidak sesuai (BTS), instansi akan diminta melakukan perbaikan, dan jika kekurangan tersebut berasal dari peserta, mereka akan diminta untuk mengunggah ulang berkas yang diperlukan.
Tahap ketiga adalah penandatanganan pertimbangan teknis NIP dan NIP3K secara digital, yang menandakan proses sudah hampir selesai dan tinggal menunggu penyerahan SK P3K.
Tahap akhir ditandai dengan berbagai notifikasi di MOLA BKN, mulai dari:
- Menunggu Proses Pembuatan SK;
- Menunggu Tanda Tangan SK PNS atau P3K;
- Menunggu Proses Tanda Tangan SK;
- Setuju TTD Digital SK PNS dan P3K; hingga akhirnya notifikasi
- Selamat SK Berhasil Dibuat.
Bagi peserta yang telah menerima notifikasi bahwa pertimbangan teknis telah ditandatangani, artinya mereka hanya perlu menunggu penyerahan SK P3K 2024 tahap 1.
Dan disarankan untuk terus memantau perkembangan melalui MOLA BKN serta informasi resmi dari Kantor Regional BKN masing-masing daerah.***
Share this article
Kantor Regional 12 mencatat hampir seluruh peserta yang lulus tahap 1 telah diusulkan meskipun beberapa mengalami status Berkas Tidak Sesuai