Mantan Supervisor Bank BNI Palembang Rugikan Negara Rp5,2 Miliar, Satu Saksi Mengaku Ditekan Terdakwa

Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi di Bank BNI cabang Palembang kembali digelar pada Rabu, 19 Maret 2025.
Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi di Bank BNI cabang Palembang kembali digelar pada Rabu, 19 Maret 2025.

AYOJAKARTA.COM -- Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi di Bank BNI cabang Palembang kembali digelar pada Rabu, 19 Maret 2025.

Kali ini, Weni Aryati, mantan Supervisor Teller di bank tersebut, kembali duduk sebagai terdakwa.

Sidang tersebut berfokus pada pemeriksaan saksi dari internal BNI, dengan harapan bisa mengungkap lebih dalam peran Weni dalam kasus yang diduga merugikan keuangan negara lebih dari Rp5,2 miliar.

Empat teller dihadirkan untuk memberikan kesaksian, yaitu Wina Eka, Siti Amalya, Dwi Oktarina, dan Sheisa Nabila.

Keempatnya memberikan keterangan terkait transaksi keuangan yang dianggap janggal, yakni penyetoran dana tanpa adanya uang fisik yang diterima atau dicatat di kas bank.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Sangkot Lumban Tobing berlangsung dengan intens. Para saksi diberondong dengan pertanyaan terkait mekanisme transaksi yang seharusnya berlaku di BNI dan bagaimana penyimpangan bisa terjadi tanpa deteksi dari pihak terkait.

Baca Juga: Hore! Sebanyak 707.622 Siswa Terima Bantuan KJP Plus Tahap 1 2025 Termasuk yang Sempat Dicabut, Segera Cek Link Ini

“Saksi tahu tidak siapa yang dirugikan uang sebesar Rp5,2 miliar itu hilang?,” tanya hakim anggota Wahyu, di PN Tipikor Palembang, Rabu 19 Maret 2025.

Hakim secara khusus menyoroti tanggung jawab masing-masing teller dalam memastikan akurasi setiap transaksi.

Dalam proses penggalian keterangan, terungkap bahwa tanggung jawab terhadap selisih dana menjadi beban masing-masing teller.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana sistem pengawasan internal bank berjalan efektif dalam mencegah terjadinya penyimpangan semacam itu.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 20 Maret 2025 di Wilayah Kota Jakarta dan Kepulauan Seribu

Selain itu, perhatian hakim juga tertuju pada penggunaan akun milik teller lain dalam proses transaksi. Salah satunya adalah akun milik Sheisa Nabila yang diketahui dipinjam oleh terdakwa.

Beberapa saksi mengaku tidak mengetahui atau enggan memberikan keterangan rinci mengenai hal tersebut, hingga akhirnya Sheisa Nabila sendiri mengungkap bahwa dirinya memberikan akun kepada terdakwa karena merasa ditekan dan tidak sempat memantau transaksi yang dilakukan.

“Saksi Seisha Nabila masih ingat soal akunmu yang diminta terdakwa Weni, kamu lihat tidak transaksinya tidak di aplikasi BNI ICONS, kenapa kamu kasih akunmu itu?,” tanya hakim.

“Saya ditelpon dan di WA terdakwa yang meminta akun saya karena ingin melakukan penyetoran, saya tidak lihat transaksi karena saya ada pekerjaan lain,” jawab Seisha dikutip dari suara.com.

Sidang ini memperlihatkan kompleksitas kasus yang menimpa BNI cabang Palembang, sekaligus membuka potensi adanya kelalaian atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian signifikan bagi bank.

Baca Juga: Sebelum Mudik Lebaran Naik Motor, 5 Hal Penting Ini Perlu Dicek!

Proses hukum masih terus bergulir dengan fokus mengungkap fakta-fakta di balik transaksi mencurigakan senilai miliaran rupiah yang dilakukan tanpa dukungan uang fisik.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# terdakwa
# Supervisor
# Palembang
# Bank BNI

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.