AYOJAKARTA.COM -- Duka mendalam menyelimuti Karno Karta Semita (61) Jemaah calon haji asal Embarkasi Solo (SOC 4).
Pria asal Desa Pesantren Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah itu ditinggal istrinya yang wafat ketika mendarat di Bandara Amir Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah.
Sang Istri, Damiah Suwaryo yang berusia 66 tahun menghembuskan nafas terakhir sesat setelah pesawat mendarat di bandara setelah menempuh penerbangan sekitar 10 jam Solo-Madinah pada Sabtu 3 Mei 2023.
Damiah merupakan jemaah calon haji yang meninggal pertama pada musim haji 2025.
Karno, sang suami menceritakan detik-detik istrinya mulai menunjukan gejala akan wafat. Damiah awalnya masuk ke toilet oesawat
"Ibu ke toilet begitu keluar tiba-tiba ambruk dan jatuh. lalu Ditolong oleh dokter di pesawat," kata Karno menceritakan kondisi istrinya.
Padahal, lanjutnya, sepanjang perjalanan mulai dari keberangkatan di rumah di Banjarnegara, kemudian di embarkasi Solo hingga di Pesawat Damiah selalu ceria bersemangat melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Jemaah Lansia Indonesia, Menunggu Antrean Haji hingga 15 Tahun Lamanya...
"Almarhum Makannya juga banyak gak ada tanda-tanda sebelumnya," ujar Karno.
Karno menjelaskan dirinya sudah menunggu sekitar 13 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Bekerja sebagai petani di Banjarnegara, Karno mendaftar haji bersama istrinya pada 2012 hasil panen berkebun.
Lama menunggu, dirinya baru masuk kuota cadangan pada 2025. " Waktu masuk kuota cadangan istri saya sangat gembira dan sedikit cemas juga karena belum ada kepastian" jelasnya.
Namun ketika dipanggil untuk pelunasan, Karno dan istrinya kembali bersemangat dan berharap cemas karena jadwal pelunasan sudah mepet.
Baca Juga: Jemaah Haji Jakarta Terbang Perdana, Sekitar 18 Kloter Mulai Masuk Asrama Haji Hari Ini
"Almarhum memang banyak pikiran sebelum pergi karena hanya masuk kuota cadangan dan jadwal pelunasan yang belum terpenuhi," katanya bercerita.
Karno mengaku sempat ingin pulang dan tidak mau melanjutkan prosesi ibadah haji ketika istrinya meninggal. Namun, niat itu urung setelah diberikan semangat oleh para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji {PPIH) Arab Saudi.
"Saya InsyaAllah Ikhlas," katanya.
Kepala Daker Bandara Abdul Basir mengatakan Damiah dinyatakan meninggal oleh petugas kesehatan haji sesaat setelah mendarat di Bandara. Sertifikat Kematian atau certificate of death juga sudah resmi dikeluarkan otoritas berwenang.
"Beliau sudah dimakamkan di Baqi setelah sebelumnya dimandikan dan sholat jenazah di Masjid Nabawi," katanya.
Sang suami ikut memandikan jenazah dan shalat ghoib namun sudah kuat untuk mengikuti prosesi pemakaman.
Abdul Basir juga memastikan bahwa jemaah calon haji yang meninggal akan mendapatkan hak-haknya termasuk akan dibatalkan melakukan ibadah haji.

Share this article
Damiah Suwaryo yang berusia 66 tahun menghembuskan nafas terakhir sesat setelah pesawat mendarat di Bandara setelah menempuh penerbangan.