AYOJAKARTA.COM -- Ratusan jemaah calon haji Indonesia sudah berada di Makkah sejak Sabtu 10 Mei 2025 untuk melaksanakan umroh wajib dan ibadah sunnah lainnya sebelum memasuki puncak rukun haji di Arafah.
Selama melaksanakan ibadah sunnah di sekitar Masjidil Haram, ada banyak larangan yang harus diperhatikan para jemaah haji, salah satunya merokok. Merokok bukan hanya dilarang, tapi pelakunya bisa kena hukuman berat.
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi Harun al Rasyid mengatakan, setidaknya ada lima hal yang dilarang selama jemaah berada di Masjidil Haram dan juga Masjid Nabawi. Pertama, katanya, jangan pernah sekali-sekali jemaah merokok.
"Merokok di lingkungan Masjidil Haram, Masjidil Nabawi apalagi sampai di dalamnya. Ini bukan hanya diberikan denda, tapi juga ada hukuman selama enam hari," ujarnya kepada tim Media Centre Haji, Sabtu (10/5/2025).
Kedua, kata dia, jangan pernah membuang sampah sembarangan di lingkungan Masjidil Haram, baik itu di pelatarannya apalagi di dalamnya.
Ketiga, jangan sembarangan memungut benda tercecer yang ada di halaman maupun di dalam Masjid karena itu akan terekam oleh kamera pengawas (CCTV).
Kalau melihat bendar tercecer, kata dia, lebih baik menghubungi askar atau polisi setempat.
"Larangan ini juga berlaku di Masjid Nabawi Madinah, tidak hanya di Masjidil Haram," ujarnya.
Keempat, jangan membentangkan tanda-tanda kelompok atau juga spanduk. Tindakan itu sangat dilarang oleh otoritas setempat. "Nanti akan datang intel-intel itu," ujar.
Terakhir atau yang kelima, juga perlu diberikan penjelasan kepada jemaah jangan sekali-sekali juga banyak berkerumun lama-lama.
"Kita baru tiga orang berkumpul atau berdiri lama saja kan sudah langsung didatang oleh pihak keamanan. Karena itu suatu larangan bagi semua orang yang ada di situ untuk tidak berkerumun," ujarnya.
Mudah-mudahan, kata Harun, dengan adanya edukasi seperti ini bisa dipedomani sehingga jemaah bisa merasakan ibadah dengan aman dan lancar.
"Sehingga semboyan kita bisa kita harapkan dan bisa kita wujudkan, yaitu jemaah beribadah aman, nyaman, mabrur sepanjang umur," ujarnya.
Setidaknya 2.800 jemaah dari 7 kloter telah tiba di Makkah pada Sabtu (11/5/2025) siang. Mereka ditempatkan di 20 hotel yang tersebar di sejumlah sektor di Makkah.
Jemaah disambut langsung oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Kementerian Agama, Muchlis Hanafi, Konjen RI untuk Jeddah Yusron B Ambary, Kadaker Makkah Ali Machzumi serta anggota PPIH dan perwakilan dari pihak hotel.
Jemaah yang datang diberikan bunga mawar, minuman, serta beragam camilan dan makanan ringan.

Share this article
Selama melaksanakan ibadah sunnah di sekitar Masjidil Haram, ada banyak larangan yang harus diperhatikan para jemaah haji.