Roy Suryo Buka-bukaan dan Pamer Surat Undangan Pemeriksaan Polisi: Penyidik Kaya Bingung

Roy Suryo Buka-bukaan dan Pamer Surat Undangan Pemeriksaan Polisi: Penyidik Kaya Bingung
Roy Suryo Buka-bukaan dan Pamer Surat Undangan Pemeriksaan Polisi: Penyidik Kaya Bingung

AYOJAKARTA.COM – Roy Suryo, terlapor dalam dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi sorotan publik setelah buka-bukaan memperlihatkan surat panggilan dari Polda Metro Jaya.

Momen ini terjadi dalam program "Dua Arah" Kompas TV pada Jumat, 16 Mei 2025, di mana Roy menunjukkan surat panggilan tersebut dan menjelaskan statusnya sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Roy Suryo menegaskan bahwa dalam surat panggilan tersebut, ia dipanggil untuk klarifikasi sebagai saksi.

Baca Juga: Ketua Umum Pembasmi Resmi Dukung Joko Widodo di Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Warganet Justru Dibuat Terpana oleh Seragam

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut juga menyampaikan keberatan terhadap sejumlah pasal yang dicantumkan dalam surat itu, khususnya Pasal 32 dan 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang menurutnya tidak relevan dengan kasus yang dituduhkan.

Menurutnya, pasal-pasal yang dilontarkan kepadanya bisa disebut sebagai "penyelundupan pasal" karena biasanya pasal itu digunakan untuk kasus manipulasi data elektronik, bukan untuk perkara yang sedang dihadapinya.

"Pasalnya seabrek, yang jahat ada pasal 32 dan 35, pasal itu untuk transaksi elektronik, untuk orang kirim data diubah, ini namanya penyelundupan pasal,” tutur Roy Suryo yang dikutip dari Kompas TV.

Roy Suryo mengatakan bahwa penyidik selama pemeriksaan terlihat kebingungan dalam menangani kasus ini.

Baca Juga: 6 PTN Favorit Buka Jalur Mandiri 2025 Tanpa Tes Tulis: Catat Tanggal dan Biaya Pendaftaran di Sini...

Pasalnya, saat dimintai keterangan terkait peristiwa yang disebutkan terjadi pada 26 Maret 2025, Roy mengaku tidak berada di lokasi yang dimaksud (Jakarta Selatan) sehingga mempertanyakan kelanjutan proses pemeriksaan terhadap dirinya. "Saya enggak ada di situ (Jakarta Selatan) ya kenapa diterusin,” ujar Roy Suryo.

Proses Pemeriksaan dan Sikap Roy Suryo

Dalam proses pemeriksaan, Roy Suryo mengaku hanya menjawab pertanyaan yang sesuai dengan materi penyidikan dan undangan klarifikasi yang ia terima.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini juga menolak menjawab pertanyaan yang menurutnya tidak sesuai dengan surat undangan, dengan alasan itu adalah hak warga negara sebagaimana diatur dalam UUD 1945.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Luncurkan Perkumpulan Aksi Bersama, Pengamat Politik ini Ungkap Makna Jembatan Titian Persatuan!

Selama pemeriksaan, Roy menerima sekitar 24 hingga 26 pertanyaan dari penyidik, yang sebagian besar berkaitan dengan identitas, riwayat pendidikan, dan beberapa hal lain yang relevan dengan laporan.

Dari pemeriksaan kemarin, Roy mengkritik kecepatan polisi dalam memproses laporan dari Presiden Jokowi, berbeda dengan penanganan laporan masyarakat pada umumnya.

Ia berharap sikap responsif seperti yang diberikan pada laporan Jokowi juga diterapkan untuk laporan masyarakat biasa, agar tidak terjadi perbedaan perlakuan. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Roy Suryo
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.