Kisah Inspiratif di Tanah Suci: Nenek Sumbuk, 109 Tahun Asal Bekasi, Simbol Kekuatan Iman Tiba di Jeddah

Kisah Inspiratif di Tanah Suci: Nenek Sumbuk, 109 Tahun Asal Bekasi, Simbol Kekuatan Iman Tiba di Jeddah
Kisah Inspiratif di Tanah Suci: Nenek Sumbuk, 109 Tahun Asal Bekasi, Simbol Kekuatan Iman Tiba di Jeddah

AYOJAKARTA.COM - Pemandangan mengharukan menyambut kedatangan seorang wanita luar biasa di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. Nenek Sumbuk, jemaah haji asal Kota Bekasi, Jawa Barat, mencuri perhatian banyak pasang mata.

Di usianya yang telah mencapai 109 tahun, wanita kelahiran Kebumen ini menjadi salah satu jemaah calon haji tertua Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, membawa serta semangat yang membara untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Tiba bersama rombongan kloter JKS 33 pada Minggu (18/5), Nenek Sumbuk disambut dengan penuh kehangatan oleh para petugas haji Indonesia yang sigap membantu. Meski menggunakan kursi roda, bicaranya masih jelas, meskipun sesekali terlontar dalam kelembutan bahasa Jawa.

Baca Juga: Makin Panas! Dedi Mulyadi Singgung Sikap DPRD Fraksi PDIP yang Walk Out saat Musrenbang: Renungi, Ingin Dilibatkan tapi Tak Mau Terlibat

Didampingi oleh seorang dokter kesehatan haji yang siaga dan anak tercintanya, Nenek Sumbuk menginjakkan kaki di Tanah Suci setelah menempuh perjalanan panjang selama 10 jam menggunakan pesawat Garuda, mendarat dengan selamat pada pukul 07.25 Waktu Arab Saudi.

Di balik mata yang mulai berkaca-kaca, dari bibirnya yang bergetar perlahan terucap kalimat syukur yang begitu mendalam, “Alhamdulillah... Mbah tekan kéné...” (Alhamdulillah... Nenek sudah sampai sini...).

Ucapan sederhana namun penuh makna itu meluncur tulus saat kursi rodanya didorong memasuki Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (18/5/2025) pagi waktu setempat. Pemandangan ini menyentuh hati banyak orang di sekitarnya. Seorang wanita sederhana dari Kebumen, Jawa Tengah, kini menjelma menjadi simbol keteguhan iman, jemaah haji tertua Indonesia tahun ini, di usia yang lebih dari satu abad.

Meski raga telah renta, semangatnya untuk memenuhi panggilan suci Baitullah tak sedikit pun pudar. Ia datang bersama anak kesepuluhnya, yang dengan setia menggenggam erat tangannya sepanjang perjalanan, memberikan kekuatan dan dukungan.

Baca Juga: Drakor Crushology 101 Dinilai Gagal Total, Episode Terakhir Dapat Rating Nol Persen!

Setibanya di terminal, dari atas kursi rodanya, Mbah Sumbuk memandang sekeliling dengan tatapan penuh rasa syukur. "Alhamdulillah, nembe kiye numpak pesawat, wis tua.." (Alhamdulillah, baru kali ini naik pesawat, sudah tua...).

Kemudian, Mbah Sumbuk menoleh ke kanan dan kiri, lalu bertanya dengan suara lirih namun penuh harap, “Ngendi lemeté, Le? Kowe ngerti ora, ana lemet ora neng kéné?” (Di mana lemetnya, Nak? Kamu tahu tidak, ada lemet tidak di sini?).

Lemet—makanan tradisional sederhana dari singkong parut dan gula jawa—bagi Mbah Sumbuk bukan hanya sekadar makanan, namun juga representasi kerinduannya akan kampung halaman tercinta. Para petugas yang menyambutnya pun tersenyum haru, terhibur oleh kesederhanaan permintaan dari seorang jemaah istimewa.

Menurut penuturan Sukmi (56), anak yang setia mendampingi perjalanan Mbah Sumbuk, selama kurang lebih sembilan jam penerbangan, sang ibu tercinta enggan untuk makan. Maka, tak mengherankan jika setibanya di Jeddah, kerinduan akan cita rasa kampung halaman langsung mendorong Mbah Sumbuk untuk mencari panganan favoritnya.

Baca Juga: Nama Budi Arie Terseret dalam Mafia Judi Online, Diduga Kantongi Jatah Setoran hingga 50 Persen per Bulan

Di tengah keramaian terminal, seorang petugas bernama Warijan, yang juga bertugas sebagai bagian dari Media Center Haji (MCH), menghampiri Mbah Sumbuk. Betapa terkejut dan bahagianya Mbah Sumbuk ketika mengetahui bahwa Warijan juga berasal dari Kebumen, tanah kelahirannya. Wajahnya yang tadinya tampak lelah, seketika berubah cerah.

“Kowe wong Kebumen, Le?” (Kamu orang Kebumen, Nak?) tanya Mbah Sumbuk dengan antusias.
“Inggih, Mbah. Nyong asli Kebumen,” (Iya, Mbah. Saya asli Kebumen) jawab Warijan sambil tersenyum hangat.

Tanpa ragu, Mbah Sumbuk menggenggam erat tangan Warijan, seolah menemukan kembali seorang saudara di tanah yang jauh. “Yo wis, melok nyong wae yo nang Makkah. Bareng-bareng wae, Le," (Ya sudah, ikut Nenek saja ya ke Makkah. Bersama-sama saja, Nak) pintanya dengan polos.

Warijan membalas dengan lembut dan penuh hormat, “Duh, Mbah… kula tugasé namung neng bandara. Wis, tenang, Mbah. Mengko nang Makkah akeh kancane aku sing nemenin, Mbah. Ana wong Kebumen. Mbah bakal keprungu karo sedulur-sedulur," (Duh, Mbah… tugas saya hanya di bandara. Sudah, tenang, Mbah. Nanti di Makkah banyak teman saya yang menemani, Mbah. Ada orang Kebumen. Mbah akan bertemu dengan saudara-saudara).

Baca Juga: Sengkarut Kasus Ijazah Jokowi Berlanjut, Hasil Uji Forensik Jadi Kunci Kepastian Hukum

Di tengah percakapan yang menyentuh itu, cuaca Jeddah yang terik mulai terasa menyengat. Mbah Sumbuk tampak kehausan dan dengan lirih meminta air. “Aku pan ngombe, Le,” (Saya mau minum, Nak) pintanya pelan. Dengan sigap, petugas segera membantu memberikannya air dan memastikan kenyamanannya terjaga.

Untuk melanjutkan perjalanan menuju Makkah, Mbah Sumbuk telah disiapkan bus khusus yang dilengkapi dengan lift hidrolik. Kursi rodanya dapat langsung diangkat ke dalam bus tanpa perlu memindahkannya, sebuah perlakuan istimewa yang memastikan kenyamanan dan keselamatannya selama perjalanan. Semuanya dilakukan dengan penuh penghormatan, layaknya menyambut seorang tamu agung yang telah lama dinanti kedatangannya.

Mbah Sumbuk bukan hanya sekadar seorang jemaah sepuh. Ia adalah representasi nyata dari kekuatan niat yang membaja, panjangnya harapan yang tak pernah padam, dan dalamnya cinta seorang hamba kepada Sang Khalik. Di usia senja yang penuh dengan keterbatasan fisik, ia datang memenuhi panggilan suci dengan jiwa yang utuh dan hati yang bersih. Kisahnya adalah inspirasi bagi kita semua, bahwa usia bukanlah penghalang bagi siapa pun yang memiliki kerinduan mendalam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga Allah SWT memudahkan seluruh rangkaian ibadah haji Mbah Sumbuk dan menjadikannya haji yang mabrur. Langkahnya yang perlahan namun pasti di Tanah Suci ini akan menjadi jejak abadi dalam sejarah haji Indonesia—sebuah bukti bahwa cinta dan ketulusan akan selalu menemukan jalannya, meskipun harus menunggu selama lebih dari satu abad.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Nenek Sumbuk
# Kebumen
# haji

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.