AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini masih menjadi sorotan masyarakat.
Keluarga Brigadir J didampingi Kamaruddin Simanjuntak kompak dalam menguak misteri kasus tersebut.
Seperti diketahui, Brigadir J tewas di rumah dinas Ferdy Sambo.
Kini para pelaku pembunuhan Brigadir J pun telah mendapatkan vonisnya masing-masing.
Baru-baru ini, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap keinginannya agar Brigadir J diangkat menjadi pahlawan.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube EKO PATRIO TV pada Minggu (26/2/2023), Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan penderitaan anak kliennya itu.
Menurut Kamaruddin Simanjuntak, Yosua mengalami penderitaan yang besar.
Hal itu dikarenakan pembunuhan Brigadir J telah dirancang dalam waktu yang lama.
Baca Juga: Blak-blakan! Ternyata Kamaruddin Simanjuntak Mengaku Pernah Mengancam Ayah Brigadir J, Ada Apa?
Yosua bahkan dikatakan dikelabuhi dengan diajak ke Magelang terlebih dahulu.
"Jadi kan begini, penderitaan Joshua itu sangat luar biasa," ujar Kamaruddin Simanjuntak.
"Dia sudah dirancang pembunuhannya sejak tanggal 19 Juni dan atau 21 Juni 2022," imbuhnya.
"Kemudian dia diperdaya dengan cara dibawa ke Magelang tanggal 1 atau 2 Juli," tandas sang pengacara.
Kamaruddin Simanjuntak menyebut saat Brigadir J sedang di Magelang beberapa orang melakukan gladi bersih pembunuhan Yosua di Jakarta.
Tak hanya itu, ia juga menyebut tudingan-tudingan Putri Candrawathi kepada Brigadir J.
Salah satunya yaitu tentang pelecehan seksual, pemerkosaan kepada istri Ferdy Sambo.
Akan tetapi, hingga kini hal itu belum dapat dibuktikan kebenarannya.***

Share this article
Kamaruddin Simanjuntak membongkar penderitaan yang dialami Brigadir J sejak sebelum dibunuh, apa saja?