AYOJAKARTA.COM – Kuasa Hukum terpidana Richard Eliezer yakni Ronny Talapessy baru-baru ini memberikan pengakuan mengejutkan mengenai kliennya.
Ronny Talapessy mengaku bahwa ia sempat takut melihat Richard Eliezer yang ketakutan saat melihat orang lain.
Hal ini diungkapkan oleh Ronny Talapessy dalam sebuah video yang tayang pada kanal YouTube Kompas.com pada Sabtu (25/2/2023).
Ronny Talapessy menyebut bahwa Richard Eliezer benar-benar mengalami trauma atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Akibat kasus tersebut, Richard Eliezer mengalami trauma yang membuatnya sulit untuk bertatap wajah dengan orang lain.
Disebutkan Ronny Talapessy bahwa Richard Eliezer tidak berani untuk melihat seseorang.
Bahkan Ronny pun mengaku bahwa apabila ia menatap Eliezer, ia justru juga ketakutan.
“Richard ini dari menatap orang aja itu dia nggak berani loh. Dia nggak berani natap orang, kita menatap matanya kita ketakutan,” kata Ronny dikutip AyoJakarta.com pada Senin (27/2/2023).
“Dia nggak berani natap orang, tapi pas saya melihat matanya dia, saya juga ketakutan,” sambung Ronny.
Ronny mengungkapkan bahwa ia memahami apa yang terjadi pada Eliezer.
Bahkan, Ronny mengaku jika dirinya bisa merasakan bagaimana rasa trauma Eliezer saat itu.
Terlebih ia memahami bagaimana posisi Eliezer saat peristiwa pembunuhan itu berlangsung.
“Saya bisa merasakan bagaimana dia trauma, dia ketakutan sama orang,” ungkapnya.
“Kalau kita flashback bagaimana kejadiannya kita sudah tahu ya posisinya kan bagaimana dia bersama dengan almarhum, kemudian dia harus melaksanakan perintah, posisi waktu yang sangat pendek, dia ketakutan, terus dalam posisi dia waktu itu dia sampaikan pak FS itu marah-marah nangis, jadi ini situasi yang dilematisnya cukup tinggi,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ronny berujar bahwa saat awal ia mendampingi Eliezer tidaklah mudah.
Meski begitu, Ronny pada akhirnya tetap memilih untuk mendampingi dan membangkitkan Eliezer.***

Share this article
Ronny Talapessy mengaku bahwa ia sempat takut melihat Richard Eliezer yang ketakutan saat melihat orang lain.