AYOJAKARTA.COM -- Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Senin, 6 Maret 2023 telah melumpuhkan warga di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna.
Curah hujan tinggi disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir serta tanah longsor yang memutus sejumlah akses jalan.
Guna meringankan beban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kepulauan Riau telah melakukan penanganan bagi warga yang terdampak banjir serta tanah longsor.
Baca Juga: Mengenal Sebab Intensitas Banjir Tinggi Jakarta , 3 Faktor Ini Jadi Penentunya
Tanggal 6 Maret 2023, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika, ST. sempat memberikan pengarahan kepada anggota BPBD.
Dalam arahannya tersebut, Kepala Pelaksana berharap agar semua anggota BPBD yang bertugas diberi keselamatan saat menjalankan aksi tanggap darurat.
Malam harinya, bersama dengan Bupati serta Wakil Bupati serta Tim Gabungan Bencana Daerah Natuna kemudian tiba di lokasi bencana.
Korban bencana Sesaran Natuna
Bupati beserta pihak-pihak terkait selanjutnya kembali berkoordinasi untuk proses evakuasi dan pemantauan korban.
Baca Juga: Banjir Dukungan di TikTok, Trisha Eungelica Anak Sulung Ferdy Sambo Dikabarkan Sakit 3 Hari!
Berdasarkan data yang diterima dari Kominfo Kabupaten Natuna 15 orang dinyatakan tewas, dan sebanyak 42 orang dinyatakan hilang.
Dengan bantuan alat berat, tim tanggap bencana banjir dan tanah longsor Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna terus melakukan proses pencarian.
Sejumlah korban yang mengalami kondisi kritis selanjutnya dievakuasi ke wilayah yang lebih aman yakni Pontianak, Kalimantan Barat.
Upaya evakuasi korban musibah banjir dan tanah longsor Sesaran, Natuna
Terkait dengan bencana banjir serta tanah longsor ini, pihak ASDP juga telah menyediakan satu unit Kapal Roro sebagai alat transportasi.
Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 akan digunakan sebagai alat angkut yang berisi perlengkapan dan bahan makanan serta kebutuhan dapur umum bagi korban dan tim.
Tanah longsor yang telah menimbun sebanyak 27 unit rumah memaksa sekitar 1200 orang mengungsi ke berbagai tempat seperti sekolah, rumah ibadah.
Selain memberikan bantuan sembako, pihak-pihak terkait juga telah menyiapkan sejumlah tenda untuk para korban banjir.
Baca Juga: Lakukan Ini! 3 Amalan Penting di Malam Nisfu Syaban Menurut Ustaz Adi Hidayat: Banjir Pahala
Akibat musibah banjir serta tanah longsor yang menimbun satu kampung tersebut, puluhan orang dinyatakan meninggal sementara ratusan lainnya mengalami luka.
Lokasi Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna yang dikelilingi dengan perairan membuat kendala tersendiri bagi tim penyelamat.
Selain kendala alat transportasi untuk menuju lokasi, kendala lain yang dihadapi tim penyelamat adalah jarak antara lokasi bencana dengan pusat kota.
Selain itu, cuaca yang tidak bersahabat serta terputusnya jaringan komunikasi juga sempat membuat proses koordinasi terhambat.
Namun demikian, sejumlah pihak terkait baik dari Kepulauan Riau maupun Pontianak, Kalimantan Barat terus berupaya melakukan penanganan.
Demikian kabar bencana banjir serta tanah longsor di Kecamatan Serasan seperti dirangkum AyoJakarta dari kanal Youtube Kompas TV pada Rabu, 8 Maret 2023.***(Karseno AJ)

Share this article
Curah hujan tinggi disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir serta tanah longsor yang memutus sejumlah akses jalan.