Terungkap! Cara Licik Rafael Alun Samarkan Hartanya hingga Teman Satu ‘Geng’ di Dirjen Pajak Mulai Dibidik KPK

KPK Periksa Rafael Alun Trisambodo
KPK Periksa Rafael Alun Trisambodo

AYOJAKARTA.COM – Kasus mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo memasuki babak baru.

Setelah sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang Rafael Alun untuk klarifikasi harta kekayaannya, saat ini statusnya meningkat menjadi tahap penyelidikan.

Rafael Alun yang merupakan Mantan Kabag Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II dinilai cukup lihai dalam menyembunyikan uang dan hartanya.

Baca Juga: Ngeri! 5 Fakta Kasus Pemerkosaan Kakek Usia 75 Tahun kepada Nenek 95 Tahun di Bekasi

Namun upaya untuk menyamarkan hartanya tersebut mulai runtuh sejak kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya yakni Mario Dandy serta sang anak sering pamer harta di media sosial.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir sekitar 40 rekening yang berkaitan dengan Rafael Alun.

Nilai transaksi dari rekening-rekening tersebut jumlahnya fantastis yaitu mencapai Rp500 miliar.

Adapun alasan PPATK untuk melakukan penghentian transaksi rekening tersebut secara sementara karena diduga ada upaya tindak pidana pencucian uang.

“Jadi alasan PPATK untuk menghentikan sementara karena harta itu diduga berasal dari tindak pidana,” ujar mantan Kepala PPATK Yunus Husein.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Transaksi Janggal Rp 300 Triliun pada DJP dan Bea Cukai : Harus Dilacak!

Rekening yang diblokir oleh PPATK merupakan milik Rafael Alun, keluarga, individu serta badan hukum yang terkait. Nilai mutasi rekening periode 2019 hingga 2020 mencapai sekitar Rp500 miliar.

Nilai mutasi yang ada dalam rekening yang diblokir PPATK jumlahnya sangat jauh berbeda dengan jumlah harta yang dilaporkan di LHKPN tahun 2021 lalu yaitu sebesar Rp56 miliar.

Ayah Mario Dandy diduga memiliki cara licik untuk menyamarkan dan menyembunyikan hartanya selama ini.

Deputi Pencegahan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengemukakan bahwa ada indikasi menyamarkan dan menyembunyikan harta kekayaannya yang tinggi selama ini.

Hal tersebut menurutnya karena sudah memiliki pola khusus, diantaranya bisa menggunakan nama orang lain dalam pembelian aset atau disebut dengan istilah nominee.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Transaksi Janggal Rp 300 Triliun pada DJP dan Bea Cukai : Harus Dilacak!

Dengan cara nominee tersebut, maka harta yang dimilikinya tidak wajib masuk ke LHKPN karena dibeli dengan nama orang lain.

Selain itu juga bisa menggunakan pola beneficial ownership yaitu penggunaan perusahaan dengan pembelian saham.

Rafael Alun juga diduga menggunakan pihak profesional sebagai perantara dalam penerimaan uang. Dalam hal ini yaitu dengan menggunakan jasa konsultasi pajak yang sekaligus sebagai PML (professional money launderer).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa profil pegawai yang memiliki resiko tinggi setidaknya ada 29 pegawai, yang beresiko tinggi masuk dalam daftar merah KPK.

Diduga orang ini masuk ini masuk dalam geng jajaran pejabat tajir di lingkungan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Manipulatif! Beredar Percakapan AG Ajak Bertemu David Sebelum Penganiayaan, Begini Respons Keluarga

Yang mana memiliki harta yang banyak tetapi mampu menyamarkan dan menyembunyikan sehingga susah terendus selama ini karena telah memiliki pola khusus.

“Kaya apa kita pastikan sesudah yang bersangkutan (Rafael Alun) pasti ada orang-orang lain, ya kan kita denger juga ada gengnya ada ini itu,” kata Pahala dikutip ayojakarta.com melalui YouTube METRO TV, Rabu (8/3/2023).

“Tapi kita kan perlu tahu polanya. Sekali lagi temen-temen ini bukan sederhana ya, ya sulit sih pasti. Bukan sederhana dalam artian ini kan orang keuangan bener, dia tahu banget gimana caranya kesana kemari,” imbuhnya.

Sehingga menurutnya lebih fokus terlebih dahulu pada pemeriksaan Rafael Alun untuk melihat pola dari aliran dana tersebut.

Baca Juga: Pro Kontra Relokasi Pemukiman Warga dan Depo Pertamina Plumpang, Mana yang Harus di Pindah? Ini Kata Pengamat

Baru kemudian KPK akan memeriksa harta kekayaan pejabat lain di Dirjen Keuangan Kementerian Keuangan yang berkaitan dengan Rafael Alun.

Meski belum membuka identitas siapa saja pejabat pajak yang terkait dengan kasus Rafael Alun, tetapi Pahala Nainggolan membocorkan sedikit bahwa sosok yang dimaksud adalah masih rekan satu angkatan dari Rafael Alun.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# nominee
# cara licik
# Rafael Alun Trisambodo
# Mario Dandy
# money laundry
# Ditjen Pajak
# LHKPN
# pencucian uang
# PPATK
# Sri Mulyani
# KPK

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.