AYOJAKARTA.COM - Kabar tentang banyaknya kasus perundungan atau aksi bullying yang marak terjadi kini kian mengkhawatirkan.
Beberapa di antaranya bahkan tidak hanya melakukan aksi verbal saja tetapi telah masuk dalam aksi penganiayaan yang berakhir cedera serius.
Seperti aksi perundungan yang viral di media sosial Twitter pada seorang anak di Padang, Gadut Sumatera Barat.
Baca Juga: Subsidi Kendaraan Listrik Siap Digelontorkan, Pemerintah Siapkan 2 Program dalam Penyaluran
Melalui sebuah akun Twitter @narayatnae (11/3/2023), diunggah sebuah video yang menampilkan penganiayaan yang terlihat seperti aksi duel satu lawan satu.
Namun setelah video tersebut disaksikan hingga selesai terlihat salah satu orang mendominasi yakni berinisial MKF melakukan pemukulan dan salah satu orang yang tampak di video terlihat membela diri berinisial MD.
Akun tersebut menjelaskan bahwa aksi tersebut tersebut diawali dengan pemalakan yang dilakukan oleh MKF dan telah berlangsung sejak korban berada di kelas XI.
Pemalakan tersebut tergolong keji karena jika tidak diberikan uang maka pelaku akan melakukan pemukulan.
Baca Juga: Rangkaian Fellowship Journalism 2023, BRI Umumkan Pemenang Lomba Penulisan Artikel
Hingga puncaknya terjadi pada hari senin, saat itu korban MD menolak memberikan uangnya karena sudah lelah terus menerus dipalak.
Pelaku MKF yang marah akhirnya mengajak MD berduel, hingga korban yang memiliki kondisi kekurangan di sisi cara berpikirnya mengiyakan permintaan tersebut.
Sore harinya, orang tua korban melihat kondisi babak belur MD kemudian merasa tidak terima hingga keesokan harinya melaporkan kejadian tersebut ke pihak sekolah.
Pihak sekolah kemudian menyarankan agar keduanya berdamai, hingga keluarga pelaku datang ke rumah korban meminta maaf.
Baca Juga: Sisi Gelap Kelakuan AG Terbongkar saat Rekonstruksi Penganiayaan David, Netizen Seret Nama Kak Seto
Akhirnya keluarga korban pun memaafkan si pelaku, namun keesokan harinya tetangga korban melaporkan kepada orang tua MD terkait video tersebut.
Video tersebut ternyata telah menyebar di seluruh desa dan sekolah, hingga akhirnya orang tua MD memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian.
Hingga kini pihak kepolisian melalui akun Twitternya mengatakan bahwa pelaku MKF telah diamankan di Polresta Padang.
"Siap kita atensi pak, untuk pelaku sudah diamankan oleh Tim Klewang Polresta Padang pada pukul 15.00 WIB di rumahnya, dan untuk pelaku saat ini masih dimintai keterangan di Polresta Padang," Tulis akun @PolrestaPadang_ (11/3/2023).***

Share this article
Terjadi aksi perundungan yang viral di Twitter pada seorang pelajar di Padang, Gadut Sumatera Barat. Korban akhirnya melapor ke polisi.