AYOJAKARTA.COM -- Rekrutmen CPNS dan PPPK 2023 sudah akan dibuka sebentar lagi. Bukan isu semata, info tersebut seperti yang telah disampaikan oleh Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB.
Alex Denni selaku Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB telah mengabarkan bahwa penerimaan CPNS dan PPPK 2023 akan dibuka pada bulan April tahun ini.
"InsyaAllah April kita bungkus (jumlah formasi). Clue-nya lebih banyak dari tahun ini. Karena tahun ini kan kita target menyelesaikan THK (tenaga kerja honorer) 2, non-ASN dan lain-lain," ujar Alex Denni, dikutip dari instagram @cpnsindonesia.id (01/04/2023).
Rekrutmen CPNS dan PPPK 2023 ini bisa jadi sebuah kabar yang menggembirakan atau justru akan jadi momok bagi tenaga honorer.
Yang mana tenaga honorer sendiri adalah seseorang yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian atau pejabat lain dalam pemerintahan untuk melaksanakan tugas tertentu pada instansi pemerintah atau yang penghasilannya menjadi beban APBN atau APBD.
Nasib tenaga honorer pasca pembukaan CPNS dan PPPK 2023?
Lebih lanjut, dengan dibukanya CPNS dan PPPK 2023 secara otomatis menjadi teka-teki terkait nasib para tenaga honorer yang sudah berjuang bahkan mengabdikan diri pada lembaga pemerintah dengan masa kerja tak sebentar.
Menjawab kegelisahan tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Ana menyampaikan akan ada kursi prioritas bagi para tenaga honorer.
Baca Juga: CATAT! Inilah 6 Formasi Prioritas Pada Seleksi CPNS dan PPPK 2023 yang Segera Dibuka
Azwar Ana menegaskan akan ada dua bidang yang akan diutamakan bagi tenaga honorer dalam penerimaan CPNS dan PPPK 2023.
"Kami berharap dari daerah segera mengusulkan untuk PPPK karena pendidikan dan kesehatan sedang menjadi prioritas. Sekarang kita sedang ajukan formasi satu juga lebih yang kita ajukan untuk 2024," ujar Azwar Anas, melansir dari Suara.com (01/04/2023).
Azwar Ana menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan sekitar 700 ribu formasi untuk CPNS dan PPPK 2023 bagi tenaga honorer di bidang kesehatan dan pendidikan.
Dengan kata lain, pembukaan formasi tersebut menurut Azwar Ana merupakan media untuk memfasilitasi tenaga honorer yang belum diangkat menjadi ASN maupun PPPK.
Langkah tersebut diambil pemerintah untuk menindaklanjuti perihal rencana penghapusan tenaga honorer di kementerian atau lembaga pemerintahan yang akan dimulai 28 November 2023, mendatang.
Hal tersebut seperti yang tertuang dalam Rapat Kabinet bersama Presiden Joko Widodo. Yang mana, Azwar Ana membeberkan bahwa Kemenpan RB bersama asosiasi pimpinan daerah, serta Komisi II DPR RI tengah mengkaji ulang tentang opsi terbaik terhadap nasib tenaga honorer.
Maka, jalan tengah akan dilakukan pemerintah dengan tujuan menghindari melakukan PHK, namun tetap tidak membebani APBN.
Presiden Jokowi pun menambahkan bahwa opsi PHK jelas-jelas akan sangat berpengaruh terhadap pelayanan publik karena tenaga honorer tersebut kenyataannya sigap perpanjangan tangan pemerintah terutama di pelosok daerah.
"Ada banyak di menara-menara suar, di berbagai daerah itu ada banyak non ASN yang nyatanya mereka membantu luar biasa," katanya, melansir dari Suara.com.
Perlu diketahui, rencana penghapusan tenaga honorer sebelumnya tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang ditandatangani Tjahjo Kumolo pada 31 Mei 2022.***

Share this article
Rekrutmen CPNS dan PPPK 2023 ini bisa jadi sebuah kabar yang menggembirakan atau justru akan jadi momok bagi tenaga honorer.