AYOJAKARTA.COM – Menjadi sorotan baru dari masyarakat, seseorang yang berasal dari Banjarnegara, Jawa Tengah bernama Slamet Tohari atau Mbah Slamet yang mengaku sosok dukun pengganda uang.
Tidak tanggung-tanggung, Mbah Slamet menjanjikan penggandaan uang hingga Rp5 miliar dari Rp70 juta uang setoran korban.
Namun, akibat kesal ditagih hasil penggandaan, Mbah Slamet mengeksekusi para korban hingga 12 orang dan menguburkannya di kebun miliknya.
Secara langsung ditanya oleh Kapolres Banjarnegara, Mbah Slamet menceritakan bagaimana proses eksekusi para korban.
Baca Juga: Jangan ke Dukun Penggandaan Uang! Begini Cara Islam Menjadi Kaya Raya Menurut Ustaz Adi Hidayat
“Jadi bagaimana? Apakah masih ada denyut nadi korban sebelum dikubur?” tanya Kapolres Banjarnegara dalam siaran Kompas TV, dilihat AyoJakarta.com pada Rabu, 5 April 2023.
Mbah Slamet pun menjawab bahwa ia memastikan para korban meninggal dunia sebelum dikubur di kebun miliknya.
Diketahui ia mengajak para korban untuk melakukan ritual dengan meminum sesuatu ramuan. Padahal ramuan tersebut telah diberi campuran potassium.
“Itu Para korban minum, lalu bertanya, ‘Ini apa Mbah?’ Lalu sekarat atau bagaimana?” tanya AKBP Hendri Yulianto.
Slamet Tohari pun menjawab, “Gak sempat protes, mereka minum lalu gak sempat protes. Saat saya cek nadinya gak ada baru saya dikubur (kuburkan).”
Mbah Slamet yang diajak ke tempat penyidikan, yaitu kebunnya, membuat pihak polisi menemukan dua kuburan baru dan menambah total jumlah korban menjadi 12 yang mana sebelumnya berjumlah 10.
Kasus yang berawal dari laporan orang hilang ini terungkap melalui penyidikan polisi. Sosok anak melaporkan sang ayah yang disebutkan menghilang dan terakhir berada di tempat Mbah Slamet.
Ternyata, sang ayah ditemukan meninggal di lahan pekarangan Mbah Slamet bersama sisa kerangka lain, berjumlah 9 kerangka manusia.
Baca Juga: Fakta Terbaru Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Gaet Korban dari Luar Daerah Melalui Media Sosial
Namun, karena hanya satu yang dapat diidentifikasi, kesembilan kerangka tersebut akhirnya dikuburkan secara massal pasca dilakukan otopsi.
Otopsi dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan Mbah Slamet dan sang tangan kanannya yang bertugas membuat iklan tentang Mbah Slamet di Facebook.
Hingga saat ini polisi masih mendalami penyidikan dan Mbah Slamet beserta asistennya resmi ditahan.***

Share this article
Dukun palsu pengganda uang Mbah Slamet menjanjikan penggandaan uang hingga Rp5 miliar dari Rp70 juta uang setoran korban.