AYOJAKARTA.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Johan Budi, mengaku menjadi korban perundungan atau bully di media sosial setelah rapat Komisi III bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.
Rapat Komisi III DPR RI dengan sosok Mahfud MD terkait transaksi janggal senilai Rp349 triliun pada Kamis (30/3/2023) lalu.
Dikutip oleh AyoJakarta.com pada 14 April 2023 melalui kanal Youtube Kompas Tv, Johan Budi membagikan sedikit curahan hati (curhat) pasca rapat pertama antara Komisi III DPR RI dengan Menko Polhukam.
Pada rapat lanjutan transaksi janggal tersebut, yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, pada Selasa (11/4/2023), Johan Budi mengungkapkan bahwa ia juga menjadi sasaran bully di media sosial bersama dengan Mahfud MD.
Ia mengungkapkan bahwa ketika isu transaksi senilai Rp300 triliun ramai diperbincangkan dan kemudian naik menjadi Rp349 triliun, ia merasa terdampak oleh isu tersebut.
Johan Budi juga mengaku bahwa dirinya diisukan mengirimkan hadiah ke JKT48. Curhatan tersebut sontak menimbulkan senyum dan tawa di ruang rapat Komisi III DPR RI tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa ia sama sekali tidak tahu menahu tentang hal tersebut.
"Diisukan mengirim gift ke JKT48 coba. JKT48 saya saja enggak tahu itu," kata Johan Budi.
Kendati demikian, Johan Budi tidak mempermasalahkan perundungan yang anggota Komisi III DPR RI tersebut alami di media sosial tersebut.
Johan menganggap bahwa itu adalah risiko yang harus dihadapi sebagai seorang anggota DPR RI.
Nama Johan Budi dan Bambang Pacul sempat menjadi topik pembicaraan di media sosial akibat sebuah meme yang beredar.
Melalui meme atau gambar lucu tersebut disebutkan bahwa Johan Budi mengirim gift atau hadiah ke JKT48. Salah satu grup vokal yang berisi perempuan muda atau remaja putri.
Baca Juga: Usulan Mahfud MD Ditolak DPR, Ahmad Sahroni: Satgas Tak Perlu, Buang-buang Waktu, Buat Apa?
Namun, keduanya membantah keras tuduhan tersebut dan menganggap bahwa hal itu hanyalah fitnah belaka.
Kasus transaksi janggal senilai Rp349 triliun ini telah menjadi sorotan publik sejak beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, Komisi III DPR RI melakukan rapat dengar pendapat bersama sang Menko Polhukam, Menteri Keuangan, hingga Kepala PPATK untuk mengungkap kebenaran di balik transaksi janggal tersebut.***

Share this article
Kena imbas usai rapat DPR bareng Mahfud MD, Johan Budi dibully hingga diisukan kirim hadiah ke JKT48.