AYOJAKARTA.COM--- Dunia perpolitikan tanah air mulai panas menuju Pilpres 2024 mendatang.
Sejumlah nama sudah diumumkan menjadi Calon Presiden dalam Pemilu 2024 nanti.
Ada Anies Baswedan yang diusung oleh Nasdem, Demokrat dan PKS.
Selanjutnya ada Ganjar Pranowo diusung PDIP. Prabowo dipastikan diusung partai Gerindra kendati belum diumumkan secara resmi.
Baca Juga: Terungkap Kriteria Cawapres Prabowo Subianto Untuk Pilpres 2024, Siapakah yang Cocok?
Publik pun kini menjodoh-jodohkan sejumlah nama sebagai bakal calon wakil Presiden untuk ketiga calon tersebut. Salah satunya ada nama Erick Thohir.
Bahkan hasil survei dari Poltracking Indonesia periode 9-15 April 2023 menunjukkan Erick Thohir menduduki posisi teratas sebagai cawapres dengan elektabilitas sebesar 17,1 persen.
Alhasil, nama Menteri BUMN ini pun disebut pengamat politik akan mampu memberikan kemenangan bagi siapapun yang menggandengnya sebagai pasangan.
Hal tersebut diungkap Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten Leo Agustino, Minggu 30 April 2023.
"Erick mampu memberikan kemenangan di semua calon presiden (capres). Peran Erick sebagai kunci memenangkan pilpres sangat vital,"ujar Leo dikutip dari suara.com
Menurut Leo, ada sejumlah faktor yang menjadi kelebihan dari sosok Erick Thohir ini, dan dapat menjadi kekuatan menuju kemenangan dalam Pilpres.
1. kepercayaan masyarakat terhadap Erick besar sehingga pasti mampu melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
2. Rekam jejak dan kinerja memimpin di BUMN sudah teruji, sehingga akan mampu memimpin Indonesia dengan sama baiknya.
Erick juga memiliki kedekatan dengan pemilih milenial dan generasi Z, sehingga dapat menggaet suara dan kepercayaan kaum muda. Dalam keseharian Erick terbiasa menjalin komunikasi dengan masyarakat lewat berbagai media sosial yang dimilikinya.
3. Erick memiliki irisan dengan Nahdlatul Ulama (NU).
Ketika Erick dicalonkan sebagai cawapres mendampingi Ganjar Pranowo atau Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, maka dia akan merepresentasikan NU serta kelompok Islam lainnya.
"Dengan demikian, nasionalisnya bisa didapatkan dari Ganjar atau Prabowo, sedangkan religiusnya bisa didapatkan dari sosok Erick," ujar Leo.
4. Sejauh ini, Erick tak memiliki cacat politik, sehingga mampu melengkapi kekurangan yang dimiliki capresnya.
Adapun tahapan menuju Pilpres sudah dimulai, dan untuk pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan mulai 19 Oktober 2023- 25 November 2023 mendatang.

Share this article
elektabilitas Erick Thohir sebagai Cawapres terus meningkat, pengamat politik pun menyebut Menteri BUMN ini bisa bawa kemenangan