AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan dipastikan maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang, namun siapa sosok calon wakil presidennya belum dapat diketahui.
Pasalnya hingga saat ini bakal capres Anies Baswedan bersama tim koalisi Perubahan Untuk Persatuan belum menentukan siapa calon wakil presidennya.
Lantaran Anies Baswedan menjelaskan masih melakukan berbagai proses untuk menentukan siapa yang akan menjadi calon wakil presidennya.
Baca Juga: Resmi KPK Tetapkan Pengacara Lukas Enembe Jadi Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube tvOneNews, Anies Baswedan menyebut kami jalani proses dulu baru akan umumkan pada publik.
"Pembahasan mengenai calon wakil presiden (cawapres) tim juga mulai membahas, prosesnya masih berjalan tapi seperti teman-teman juga tahu kebiasaan di koalisi perubahan untuk persatuan," ungkap Anies Baswedan.
"Kami melakukan proses dulu baru mengumumkan, kami tidak biasa mengumumkan tak jelas prosesnya, kami biasa proses dulu dijalani baru kemudian keluar menyampaikan," lanjutnya.
Adapun alasan yang menjadi alasan kenapa hingga saat ini belum mengumumkan calon wakil presidennya, Anies Baswedan dan tim menganggap ini bukan hal main-main.
Baca Juga: Cerita Mencekam Korban Bus Terjun ke Jurang di Guci Tegal: Kejadiannya Begitu Singkat!
"Karena kami ingin bertanggung jawab pada publik, kami merasa ini tanggung jawab penting, bukan main-main, ini bicara tentang bansa, negara dan arah kita kedepan, bukan atraksi-atraksi sekedar menjadi percakapan," jelas Anies Baswedan.
Kabar yang beredar, tim kecil yang dibentuk atau tim 8 dari Koalisi Perubahan telah mempersiapkan lima nama calon wakil presiden.
Sebagaimana dijelaskan oleh Willy Aditya salah satu anggota dari tim 8, lima nama yang telah disiapkan mereka pilih berdasarkan lima skenario.
"Lima nama itu (cawapres) berdasarkan dengan lima skenario, lima nama benar-benar refleksi dan proses pendiskusian mendalam dari lima skenario," ungkap Willy Aditya.
Baca Juga: Cek Saldo KKS! Dana Bansos BPNT Tahap 2 Bulan Mei - Juni 2023 Mulai Dicairkan, Berikut Informasinya
Bahkan Willy Aditya menyebut bahwa ini bukan kawin paksa, masih ada waktu untuk membangun chemistry.
"Ini bukan kawin paksa, kami masih punya waktu untuk kemudian membangun chemistry, ini bukan ada order dipaksakan dijodohin, ini datang dengan penuh cinta dan kasih," sambungnya.
Kabarnya pembahasan terkait calon wakil presiden ini pun menjadi pembahasan pada pertemuan Luhut Panjaitan selaku Menko Kemaritiman dan Investasi dengan Surya Paloh selaku Ketua Partai Nasdem.
Akan tetapi keduanya masih enggan menyebutkan nama-nama calon wakil presiden yang mereka bahas.
Baca Juga: 5 Tanda Bahwa Kamu Adalah Orang yang Sukses di Masa Depan
Disis lain Willy Aditya menyebut, nama lima yang telah dikantongi oleh tim 8 telah mendapat gambaran dari lima skenario tantangan zaman.
"Lima nama ini mendapatkan gambaran dari lima skenario tantangan zaman dari Indonesia ke depan," ujar Willy Aditya.
Berikut Willy Aditya menjelaskan beberapa skenario yang saat ini masih menjadi bahan diskusi dirinya dan tim 8.
"Satu kalau skenario geopolitiknya seperti ini pendampingnya mas Anies seperti apa, kalau problem good government untuk reformasi birokrasi akan seperti apa," jelas Willy Aditya.
Baca Juga: Kisah Sukses Nayla Zhafira Gagal di SNBP 2023, Namun Diterima di 6 Universitas Luar Negeri
"Untuk perubahan seperti apa, untuk persoalan ekonomi seperti apa, untuk persoalan direvisi dan hukum penegakan seperti apa, skenario-skenario seperti itu yang kita diskusikan," lanjutnya.
Selanjutnya Willy Aditya pun menjelaskan tahapan yang akan diambil selanjutnya, bahkan Anies Baswedan pun disebut akan lakukan taaruf dengan lima nama tersebut.
"Sekarang tahapannya kami akan mencoba berkonsultasi meminta tantangan kepada 10 tokoh yang variabel yang lebih kualitatif," jelas Willy Aditya.
"Mas Anies akan mencoba berta'aruf dengan lima nama ini dengan membangun intensitas diskusi, membangun komitmen-komitmen," lanjutnya.***

Share this article
Pada pemilu 2024, Anies Baswedan dipastikan maju sebagai calon presiden (capres) mendatang, namun siapa sosok calon wapresnya?