AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal turunnya elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai bakal capres di Pilpres 2024.
Menurut Gibran, elektabilitas Ganjar Pranowo yang turun berdasarkan hasil survei Litbang Kompas itu masih belum bisa dijadikan patokan untuk saat ini.
Adapun soal pergeseran hasil survei elektabilitas semacam ini bukanlah sesuatu hal yang mengkhawatirkan.
"Tak pantau terus hasil surveinya, kita bandingkan juga dengan lembaga-lembaga survei yang lainnya juga. Nanti biar para relawan bisa menilai sendiri lah," kata Gibran dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat (26/5/2023).
"Ini masih panjang waktunya, masih naik turun," Sambungnya.
Lebih lanjut, Gibran pun membiarkan para relawan untuk menilai sendiri hasil survei tersebut dengan membandingkan dari berbagai lembaga survei lainnya untuk memilih bakal calon presiden yang dijagokan.
Baca Juga: Relawan Gibran Rakabuming Dianggap Dukung Prabowo, Pengamat: Relawan Tidak Berafiliasi ke Parpol
Selain itu, Dia juga menepis soal penurunan elektabilitas Ganjar karena imbas dari adanya dukungan relawan Jokowi dan relawan Gibran yang menyatakan mendukung Prabowo beberapa waktu lalu.
"Tanya saja lembaga surveinya, saya kan tidak ikut-ikut," kata Gibran.
Untuk diketahui, hasil survei terbaru Litabang Kompas yang dirilis pada Mei 2023 yakni menunjukan elektabilitas Prabowo Subianto meningkat signifikan menjadi 24,5% yang sebelumnya adalah 18,1 persen.
Sementara itu, untuk Ganjar berada di posisi kedua dengan nilai elektabilitas 22,8 persen dibawah Prabowo, dan ketiga menempatkan Anies Baswedan dengan nilai terendah 13,6 persen.***(Christy Ayu Saputri)

Share this article
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal turunnya elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai bakal capres di Pilpres 2024.