AYOJAKARTA.COM – Wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 hingga kini masih menjadi perbincangan.
Mengenai wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra yakni Ahmad Muzani memberikan penjelasan.
Ahmad Muzani mengatakan bahwa Partai Gerindra dan PDI Perjuangan sudah mendeklarasikan masing-masing calon presiden (capres).
“Sebagai sebuah pikiran saya kira tidak ada yang salah. Tapi masalahnya Pak Prabowo sudah dideklarasikan calon presiden oleh Partai Gerindra. Mas Ganjar sudah dideklarasikan sebagai capres oleh Ibu Mega dan PDI Perjuangan. Kalau ini diduetkan, terus menjelaskan masing-masing kepada partai yang mengusulkannya bagaimana?” kata Ahmad Muzani, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Ahad, 28 Mei 2023.
Baca Juga: Prabowo Subianto akan Segera Bertemu Ketum PDIP Megawati, Dalam Rangka Apa?
Muzani menjelaskan bahwa wacana duet Prabowo–Ganjar bisa menimbulkan kerumitan antara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.
Ini karena, lanjutnya, kedua partai sudah mengusung capres yang akan maju di Pilpres 2024 mendatang.
Sehingga menurutnya, yang paling baik untuk saat ini adalah menghormati keputusan Partai Gerindra dan juga PDI Perjuangan yang sama-sama telah mendeklarasikan capresnya.
“Kalau misalnya wakilnya Pak Prabowo adalah Mas Ganjar, menjelaskannya ke PDI Perjuangan dengan Ibu Mega bagaimana? Atau dibalik wakilnya Pak Prabowo presidennya Mas Ganjar, menjelaskannya kepada komponen dan kader Gerindra bagaimana? Karena itu ada komplikasi, ada keruwetan di dalam setiap masing-masing partai,” jelasnya.
“Maka menurut saya yang realistis adalah ya kita saling menghormati atas semua keputusan partai masing-masing terhadap calon presidennya dan kita menjunjung tinggi saling menghormati,” sambungnya.
Lebih jauh, Muzani menuturkan meski Partai Gerindra dan PDI Perjuangan tidak menjadi besan, setidaknya kedua partai politik (parpol) ini menjadi tetangga yang baik.
Partai Gerindra pun akan terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan PDI Perjuangan.
“Memang kita tidak berbesanan, barangkali kita sepakat untuk saling bertetangga yang baik. Yang harus kita lakukan adalah upaya terus menjalin komunikasi antara PDI Perjuangan dan Gerindra,” tutupnya.***

Share this article
Mengenai wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra yakni Ahmad Muzani memberikan penjelasan.