Aksi Ganjar Pranowo Safari Politik ke Masjid Agung Banten Bikin Gaduh, Bawaslu: Punya Etika Dong!

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM – Bakal capres dari fraksi PDIP yakni Ganjar Pranowo kembali menjadi sorotan publik usai melakukan safari ke Masjid Agung Banten pada Minggu (28/5/2023).

Tujuan dari safari tersebut, Ganjar Pranowo hendak melakukan ziarah qubro di makam Sultan Maulana Hasanudin dari Kesultanan Keraton Surosowan, Banten.

Kedatangan Ganjar Pranowo juga disambut baik oleh Kiai sepuh kesultanan Banten yaitu Abuya KH Tubagus Ahmad Syadzili Wasi beserta puluhan kiai lainnya.

Baca Juga: Babak Baru Polemik Ruko Caplok Jalan, PSI Kecam Pernyataan Riang Prasetya yang Dinilai Rasis

Namun, safari Ganjar Pranowo ke Masjid Agung Banten tersebut justru menuai tanggapan berbeda dari pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Bahkan salah satu anggota Bawaslu yakni Totok Hariyono sampai menyinggung soal etika yang seharusnya dipahami oleh semua bakal capres yang akan maju di Pilpres 2024 mendatang.

“Dari awal saya sudah sampaikan, tolong punya etika dong,” tegas Totok Hariyono dikutip dari laman Republika.co.id pada Rabu (31/5/2023).

Baca Juga: Kenapa Detik-detik Waisak Diadakan di Borobudur? Yuk Simak Penjelasan Sejarahnya!

Dalam pernyataannya, Totok Hariyono juga dengan tegas menyampaikan jika para kandidat capres seharusnya paham jika ada tempat-tempat yang tidak seharusnya digunakan jadi sarana untuk silaturahmi politik maupun kampanye.

“Jangan gunakan tempat ibadah sebagai ajang kampanye, meskipun belum mencapai tahap pelanggaran kampanye,” terang Totok.

“Kami mengingatkannya kepada semua pihak, jangan gunakan tempat ibadah, pendidikan, atau fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye, ini adalah soal etika” lanjutnya.

Meski begitu, namun Totok Hariyono mengakui jika Bawaslu saat ini kesulitan menindak tegas soal pelanggaran yang dilakukan para bakal capres.

Baca Juga: Anies Baswedan Ungkap Perbaikan untuk Indonesia di Masa Depan Jika jadi Presiden, Apa Itu?

Hal tersebut lantaran saat ini belum masuk waktu atau masa kampanye, sehingga aksi safari politik yang dilakukan Ganjar juga tidak bisa dibilang pelanggaran.

“Kesulitannya seperti yang telah saya sampaikan adalah karena belum saatnya kampanye dan belum ada indikasi pelanggaran,” terang Totok Hariyono.

Sehingga untuk sanksi sendiri yang saat ini bisa diberikan bagi siapapun yang melanggar hanyalah sanksi moral.

“Namun karena belum ada indikasi pelanggaran, kami dapat melibatkan etika,” ujar Totok.

Baca Juga: 5 Manfaat Berkurban saat Idul Adha, dari Menghapus Dosa Hingga Mensucikan Harta

“Artinya, sanksinya adalah sanksi moral yang diberikan kepada siapa pun yang melanggarnya,” lanjutnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ziarah Qubro
# Totok Hariyono
# Masjid Agung Banten
# safari politik
# Capres
# Ganjar Pranowo
# Kiai
# Bawaslu
# PDIP
# PDIP
# kampanye

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.