AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan yang sudah mantap mengantongi nama Cawapres pendampingnya ternyata sempat akan dipasangkan dengan Mahfud MD.
Namun upaya mengusung Mahfud MD sebagai Cawapres Anies Baswedan gagal karena mendapat penolakan tegas.
Di sisi lain, Mahfud MD justru dinilai beberapa kali menyindir Anies Baswedan mengaku ada upaya penjegalan kepada dirinya dari pihak pemerintah dalam Pencapresan nanti.
Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Cek di Sini untuk Informasi Lengkap!
Seperti pada saat ditanya pendapatnya mengenai adanya dugaan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat dan akan ada kemungkinan dukungan Demokrat berubah.
Mahfud MD justru menghimbau Anies Baswedan untuk waspada pada pihak internal pendukungnya alih-alih mencurigai pihak lain yang akan melakukan penjegalan, seperti contohnya pemerintah.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (7/6/2023), Ketua PKS Ahmad Syaikhui sebagai salah satu partai yang mendukung Anies Baswedan, melobi Mahfud MD untuk menjadi Cawapres Anies.
Namun Mahfud MD langsung menolak dengan kekhawatiran Anies malah tidak dapat tiket jika koalisinya tidak setuju jika dipasangkan dengan dirinya.
Baca Juga: Demokrat akan Evaluasi Jika Anies Baswedan Tak Kunjung Umumkan Cawapres
“Saya sampaikan juga itu kepada Ketua Umum PKS itu ketika datang ke rumah saya, menjajaki bagaimana kalau bapak jadi Cawapresnya Anies. Saya bilang, jangan saya nanti malah pecah Anies. Kalau nanti koalisinya nggak setuju malah Anies nggak dapat tiket,” kata Mahfud MD.
Setelah adanya gangguan pada Partai Demokrat, Anies Baswedan menganggap bahwa ada campur tangan pemerintah yang berusaha menjegalnya.
Tidak hanya Anies Baswedan dan pendukungnya saja yang memiliki opini tersebut, tetapi juga Denny Indrayana.
Oleh karena itu dengan tegas Mahfud MD menegaskan kepada internal pendukung Anies serta juga Denny untuk menjaga Anies untuk bisa maju sebagai Capres 2024.
Baca Juga: Jokowi: Cawe-Cawe Itu Kewajiban dan Tanggung Jawab Moral Saya sebagai Presiden
Karena Mahfud MD khawatir Anies Baswedan akan kembali menuduh pemerintah melakukan upaya penjegalan ketika nantinya Anies gagal mendapatkan tiket Capres.
Mahfud MD menyampaikan sindiran tersebut dengan meminta Ketua Umum PKS untuk menjaga Anies. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melakukan upaya penjegalan apapun.
“Bukan hanya Denny yang saya minta, Ketua Umum PKS juga saya minta tolong Anies dijaga agar tetap mendapat tiket. Nanti yang dituduh kalau nggak dapat tiket, pemerintah. Karena nuduhnya pemerintah terus menjegal Anies,” kata Mahfud MD.
Anies Baswedan sendiri berjanji akan mengumumkan Cawapresnya dalam waktu dekat. Ia menyampaikan bahwa Cawapresnya nanti akan membuat publik terkejut.***

Share this article
Mahfud MD justru dinilai beberapa kali menyindir Anies Baswedan mengaku ada upaya penjegalan kepada dirinya dari pihak pemerintah.