AYOJAKARTA.COM – Pesan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi kepada bakal Capres Ganjar Pranowo dari PDIP menarik perhatian publik dan pakar politik.
Karena pesan yang disampaikan oleh Jokowi kepada Ganjar Pranowo dinilai memiliki pesan tersirat yang menjadi teka-teki.
Jokowi mengatakan kepada Ganjar Pranowo bahwa nyali nomor satu dan keberanian nomor satu, pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi di hadapan relawan dan juga pada saat Raknas PDIP.
Baca Juga: Salah Ketik Pesan? Jangan Khawatir, WhatsApp Kini Punya Fitur Edit Pesan, Begini Caranya
Ada sejumlah asumsi yang mengira bahwa pesan Jokowi yang mengatakan harus berani memiliki maksud berani untuk memiliki pendapat yang berbeda dengan partainya.
Karena selama ini Jokowi dinilai oleh publik sebagai seorang pemimpin yang sulit untuk mengambil keputusan sendiri dan tidak bisa terlepas dari arahan partai.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (8/6/2023), Pakar Politik Hanta Yuda beranggapan bahwa pada saat menyampaikan pesan tersebut, Jokowi bersikap sebagai seorang Presiden bukan kader partai.
“Konteksnya adalah seorang presiden, karena dalam hal ini Ganjar kan adalah seorang calon presiden yang sudah resmi dideklarasikan oleh PDI Perjuangan,” ungkap Hanta Yuda.
Baca Juga: Mahfud MD Dapat Kritikan Pedas Buntut Sebut Syarifah Siswi SMP di Jambi Telah Fitnah Polisi
“Jadi kalau saya membaca lebih kepada pesan besok sekiranya, seandainya menjadi presiden atau sekarang konteksnya calon presiden, salah satu faktor penting karakteristik kepemimpinan atau calon presiden itu ke depan harus berani dan punya nyali,” tambahnya.
Diketahui bahwa Ganjar Pranowo diusung oleh partai yang memiliki kekuatan besar. Hanya dengan mendapat dukungan dari PDIP saja Ganjar Pranowo sudah bisa mendapatkan tiket untuk menjadi Capres 2024.
Berbeda dengan Prabowo Subianto yang harus diusung oleh dua partai pendukung dan Anies Baswedan yang harus diusung oleh tiga partai pendukung.
Menurut Hanta Yuda, keberanian yang ditekankan oleh Jokowi artinya adalah agar Ganjar nantinya dapat menjadi pemimpin yang berani dalam mengambil keputusan, kebijakan baik domestik, nasional, maupun internasional.
Hanta Yuda tidak bisa menyimpulkan terlalu jauh bahwa pesan dari Jokowi mengandung pesan tersirat untuk mengambil jalur yang berbeda dengan partai pendukung Ganjar Pranowo.
Menanggapi asumsi publik bahwa Jokowi merupakan pemimpin yang sulit untuk mengambil keputusan sendiri dan tidak bisa terlepas dari arahan partai, Hanta menganggap walaupun beredar pendapat seperti itu tetapi Jokowi cukup berani dalam mengambil kebijakan-kebijakannya.
Jadi Hanta tidak bisa mengatakan bahwa Jokowi ingin memberikan pesan kepada Ganjar agar tidak mengikuti jejaknya dan bisa lebih berani serta punya nyali.***

Share this article
Pesan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi kepada bakal Capres Ganjar Pranowo dari PDIP menarik perhatian publik dan pakar politik.