AYOJAKARTA.COM – Seorang siswi SMP Jambi, Syarifah Fadiyah Alkaff yang sedang berjuang mencari keadilan untuk neneknya dengan cara menyampaikan kritik kepada Pemkot Jambi justru dituding telah menyebarkan fitnah oleh Mahfud MD.
Kasus yang dihadapi oleh Syarifah Fadiyah Alkaff cukup pelik karena harus menghadapi jajaran Pemkot Jambi, ditambah lagi tidak mendapat dukungan dari Menko Polhukam Mahfud MD.
Awalnya Syarifah Fadiyah Alkaff mengunggah video yang menyampaikan bahwa ia ingin mencari keadilan untuk neneknya yang dinilai sudah diperlakukan tidak adil oleh Pemkot Jambi.
Baca Juga: Mahfud MD Dapat Kritikan Pedas Buntut Sebut Syarifah Siswi SMP di Jambi Telah Fitnah Polisi
Namun karena tindakannya tersebut Syarifah justru dilaporkan ke pihak berwajib oleh Kabag Hukum Pemkot Jambi Muhamad Gempa Awaljon Putra, dan Humas Kota Jambi.
Sebelumnya Mahfud MD menyampaikan pada akun Twitternya bahwa ia akan berkoordinasi dengan Kementerian PPA, Kompolnas dan Komisi Perlindungan Anak untuk mendampingi Syarifah.
Namun dikutip dari kanal YouTube Kompas TV (8/6/2023), Mahfud MD menyampaikan bahwa Syarifah lah yang bersalah dalam kasus ini.
“Perkembangan terakhir yang saya ikuti, anak yang dilaporkan itu memang bersalah dan dia sudah minta maaf,” kata Mahfud MD.
Dikutip dari akun Twitter Syarifah @dydyaa2, ia menanggapi asumsi Mahfud MD yang menganggap dirinya telah membuat fitnah.
“@mohmahfudmd mohon izin bapak Mahfud MD yang terhormat, saya Syarifah Fadiyah Alkaff perlu jelaskan keterangan bapak tentang ‘MEMFITNAH KANTOR POLISI’ keterangan tersebut bapak dapatkan dari mana?” ketik Syarifah
“Sementara Syarifah di dalam konten TikTok maupun secara langsung tidak pernah memfitnah INSTANSI POLRI, TIDAK PERNAH SEKALIPUN! Syarifah hanya semata-mata untuk mencari keadilan nenek Syarifah (nenek Hafsah),” lanjutnya.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @PartaiSocmed, diduga bahwa Mahfud MD hanya mendapat keterangan sepihak saja. Jadi ia menyimpulkan bahwa Syarifah telah membuat fitnah.
Tidak hanya mendapat asumsi tersebut saja dari Mahfud MD bahkan Syarifah diancam akan mendapatkan kesulitan jika tidak mau menandatangani surat damai.
Baca Juga: Raih Golden Buzzer dari Simon di AGT, Putri Ariani Dapat Sorotan Berbagai Pejabat, Siapa Saja?
Pada saat Syarifah memenuhi panggilan kepolisian, ia didampingi oleh pengacara yang ditunjuk oleh pihak kepolisian dalam menghadapi pihak yang melaporkannya.
Namun saat ini justru pihak PPA Pemprov Jambi yang seharusnya melakukan pendampingan justru berubah jadi mengancam Syarifah.
“Izin lapor Pak @mohmahfudms, mengapa Ibu Iin dari PPA Pemprov Jambi yang kemarin mendampingi Adik Syarifah Fadiyah Alkaff malah ikut-ikutan menakut-nakuti dengan mengatakan jika Fadiyah tidak mau tanda tangan surat perdamaian akan dipersulit urusan surat menyurat di sekolah,” ketik akun @PartaiSocmed.***

Share this article
Kasus yang dihadapi oleh Syarifah Fadiyah Alkaff cukup pelik karena harus menghadapi jajaran Pemkot Jambi, ditambah tidak mendapat dukungan.