AYOJAKARTA.COM- Saat ini ke-3 bakal calon presiden yang akan maju di pilpres 2024 yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo masih belum mengumumkan cawapres para pendampingnya.
Koalisi antar partai pun bisa ditarik ulur meskipun sudah terbentuk. Hal ini kan terjadi selama waktu pendaftaran capres dan cawapres di pilpres belum didaftarkan di KPU.
Tak hanya itu, PDI Perjuangan secara terang-terangan akan menduetkan capres Ganjar Pranowo dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres Gubernur Jateng yang diusung partai kepala banteng moncong putih.
Baca Juga: Tasyi Athasyia Diduga Sampai Diblacklist Yayasan ART dan Baby Sitter: Jaga Anak Sampai Jam 2 Pagi
"Mungkin sudah punya kerjasama dengan yang lain atau sudah berfikir dengan yang lain karenanya memang ini kan masih sangat terbuka. Jadi kita lihat dulu, kita cermati nama-nama yang sudah masuk si radar PDI Perjuangan untuk menjadi bacawapresnya calon presiden PDI Perjuangan, " kata Puan.
Kemudian anggota majelis tinggi partai Demokrat Syarief Hasan mengapresiasi langkah cepat PDI Perjuangan untuk memasukan nama AHY dalam bursa cawapres Ganjar.
Akan tetapi Syarief mengatakan bahwa partai Demokrat dan PDI Perjuangan tidak pernah mempunyai sejarah dalam kebersamaan.
"Kami sangat belum hilang di ingatan kami karena pada saat sekjen PDI Perjuangan itu pernah menyatakan bahwa kami tidak bisa bekerja sama di tingkat nasional untuk partai demokrat dan itu masih terngiang-ngiang di ingatan, " katanya.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Warna Hijab yang Bikin Wajah Cerah, Muka Auto Glowing!
Syarief merasa terkejut jika nama AHY dijadikan sebagai kandidat dalam cawapres Ganjar.
Namun yang pasti Demokrat sudah menegaskan bahwa mereka akan tetap pada komitmen yang dibangun KPP.
"Kalau tiba-tiba nama AHY masuk ke dalam nominasi untuk cawapres Ganjar. Saya ingin tegaskan bahwa partai demokrat sudah berkoalisi dengan NasDem dan PKS dan mendukung Anies menjadi cawapres. Kami sedang menggodok siapa cawapresnya, "lanjutnya.
Disamping itu direktur eksekutif indikator politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan bahwa dibalik nama AHY menjadi cawapres Ganjar pasti ada strategi cantik yang dilancarkan PDI Perjuangan untuk memenangkan pilpres.
Baca Juga: Desakan Penentuan Bacawapres Anies Baswedan, Partai Demokrat: Kalau Ingin Menang Cepat Deklarasikan
"Saya melihat kalau sekedar nominasi, menurut saya tawaran bukan tawaran ya penyebutan AHY sebagai cawapres Ganjar itu to go to be true, terlalu berat tetapi pasti ada maksud. Kenapa mbak puan menyebut nama AHY diantara 9 nama lainnya, " katanya.
"Nah saya menduga ada perubahan strategi yang cantik dari PDI Perjuangan terutama setelah Rakernas PDI Perjuangan kemarin sepertinya mengevaluasi kenapa elektabilitas Ganjar Pranowo mengalami sedikit penurunan, " tutup Burhanuddin yang dikutip AyoJakarta.com pada minggu 11 juni 2023.
Selanjutnya Anies disebut-sebut telah selesai memilih cawapres pendampingnya di pilpres 2024.
Meskipun pengumuman cawapres ini hanya menunggu tanggal baik yang rencananya akan diumumkan pada 16 juli 2023 mendatang. ***

Share this article
PDI Perjuangan secara terang-terangan akan menduetkan capres Ganjar Pranowo dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres.