AYOJAKARTA.COM--Rumor penjegalan capres Anies Baswedan belakangan ini semakin santer disuarakan para loyalisnya.
Beberapa bahkan menjabarkan dugaan berbagai modus penjegalan yang semakin terasa kental menjelang pilpres tahun depan.
Salah satunya diungkapkan oleh Denny Indrayana yang merupakan Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM.
Dikutip dari akun Twitternya @dennyindrayana (22/6/2023), ia menuliskan bahwa salah satu upaya penjegalan terhadap Anies Baswedan adalah menjadikannya tersangka dalam dugaan kasus korupsi.
Baca Juga: Akui Lawannya Bersumber Daya Besar, Anies Baswedan Tak Gentar: Kita Akan Ketuk Pintu Langit
Lebih lanjut Denny mengatakan bahwa kabar tersebut telah diungkapkan oleh tokoh politik lain dalam beberapa podcast.
"Kabar itu sudah menjadi informasi yang beredar di banyak kesempatan. Bukan hanya saya, banyak yang sudah menyatakannya." Tulis Denny Indrayana.
"Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar, misalnya, dalam beberapa podcast sudah menyatakan, pentersangkaan adalah salah satu skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies Baswedan menjadi kontestan dalam Pilpres 2024," lanjutnya.
Selain itu Denny juga menyoroti akan adanya perpanjangan masa jabatan Ketua KPK yang bertujuan untuk memukul lawan oposisi.
"Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun. Untuk menyelesaikan tugas memukul lawan-oposisi, dan merangkul kawan-koalisi, sesuai pesanan kuasa ???????????????????????? ????????????," papar Denny Indrayana.
Ia pun menyuarakan soal cawe-cawe Presiden Jokowi dalam pemilu 2024 nanti dalam sepuluh strategi.
1. Presiden Jokowi dan lingkaran dalamnya mempertimbangkan opsi untuk menunda pemilu, sekaligus memperpanjang masa jabatan Presiden.
2. Mengubah konstitusi guna memungkinkan Presiden Jokowi menjabat lebih dari dua periode.
3. Menguasai dan menggunakan KPK untuk merangkul kawan dan memukul lawan politik.
Baca Juga: Denny Indrayana Sebut Anies Baswedan Bakal Jadi Tersangka Formula E, Skenario Jegal Capres 2024?
4. Menggunakan dan memanfaatkan kasus hukum sebagai ???????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????? yang memaksa arah parpol dalam pembentukan koalisi pilpres.
5. Jika ada petinggi parpol yang keluar dari strategi pemenangan, maka dia beresiko dicopot dari posisinya.
6. Menyiapkan komposisi hakim Mahkamah Konstitusi untuk antisipasi dan memenangkan sengketa hasil Pilpres 2024.
7. Jokowi memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto.
8. Jokowi adalah membuka opsi mentersangkakan Anies Baswedan di KPK. Ini sudah menjadi rahasia umum, terkait dugaan korupsi Formula E.
9. Mengambil alih Partai Demokrat melalui langkah politik yang dilakukan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
10.Presiden Jokowi berulang kali mengatakan urusan capres adalah kerja para Ketum Parpol, namun belakangan Beliau mengakui akan cawe-cawe dalam Pilpres 2024.
Kicauan dari Denny Indrayana tersebut akhirnya banyak menuai perhatian publik, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak Istana atau KPK soal rumor pentersangkaan Anies Baswedan yang disampaikannya.*

Share this article
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana menyebut adanya upaya penjegalan terhadap Anies Baswedan yang sangat kentara